Paguyuban Sinar Mas Gelar Aksi Bersih Penghijauan dan Pengobatan Massal

Paguyuban Sinar Mas mengadakan rangkaian aksi sosial kerjabakti, penghijauan dan pengobatan massal.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: oda
tribunjogja/victor mahrizal
Paguyuban Sinar Mas melakukan penanaman pohon mangga dan rambutan di pinggiran Embung Langensari, Sabtu (26/3/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mendukung reputasi Kota Yogyakarta yang identik dengan industri pariwisata, Paguyuban Sinar Mas mengadakan rangkaian aksi sosial kerjabakti, penghijauan dan pengobatan massal.

"Harapannya, kegiatan ini dapat berkontribusi pada Yogyakarta yang lebih sehat, bersih, hijau dan nyaman. Dimulai dari diri sendiri, lantas meluas ke orang-orang di sekitar kita,” kata Ketua Umum Paguyuban Sinar Mas Jawa Tengah, Slamet Suparmadji di sela kegiatan, Sabtu (26/3/2017).

Aksi sosial ini mendapat dukungan dari Komandan Kodim 0734 Yogyakarta, Letkol Hoflan Maratua Gurning, Komandan Rayon Militer 03 Gondokusuman, Mayor R. Ambar Tjahjana, beserta jajaran aparat Kecamatan Gondokusuman, serta Kelurahan Klitren.

Kerja bakti atau tepatnya aksi bersih berlangsung di wilayah Sungai Belik dan sekitar Embung Langensari, Gondokusuman yang diikuti dengan penanaman pohon mangga dan rambutan di pinggiran Embung Langensari.

Disusul kegiatan pengobatan massal yang didukung penuh oleh PT Asuransi Sinar Mas, bagi warga sekitar yang tinggal di kawasan kecamatan Gondokusuman.

Tidak kurang dari 60 anggota Paguyuban Sinar Mas, terlibat dalam kegiatan pagi ini, yang berasal dari PT. Asuransi Sinar Mas, PT. Bank Sinarmas, PT. Bank Sinarmas Syariah, PT. Sinar Mas Multi Finance, PT. Sinar Mas Asset Management, PT. Smartfren Telecom dan PT. Sinar Mas Distribusi Nusantara.

Ketua Paguyuban Sinar Mas Eerste Hevalianda menjelaskan Paguyuban Sinar Mas adalah forum yang dirintis tahun 2012 untuk memayungi seluruh pilar bisnis Sinar Mas di suatu wilayah, sehingga mereka dapat saling berbagi, dan juga bersinergi dalam memanfaatkan peluang pasar dengan cara co-branding, sponsorship, cross selling antar pilar, pengelolaan sumber daya manusia, hingga beragam kegiatan yang bersifat sosial.

“Kami mencoba menjadi bagian dari masyarakat Yogyakarta yang peduli pada sesama dan lingkungan sekitar. Paguyuban adalah salah satu wahananya,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved