Breaking News:

Warga Mulai Resah Tergusur Proyek Pembangunan Jalan Tol

Tiga jalan tol itu adalah Yogya-Bawen, Yogya-Solo, dan Yogya-Cilacap. Selain tiga tol itu, ada juga jalan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS)

Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Hari Susmayanti
Para pekerja sedang melakukan pengaspalan jalan jalur lintas selatan di Desa Jetis, Kecamatan Saptosari pada akhir tahun 2013 lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Rencana pembangunan tiga jalan tol yang memotong wilayah DIY ditanggapi berbeda-beda. Ada yang resah, ada yang harap-harap cemas dan ada pula yang senang.

Sebagian menganggap tol tidak penting, namun beberapa menyebut tol baik untuk perkembangan ekonomi, khususnya wisata di DIY.

Tiga jalan tol itu adalah Yogya-Bawen, Yogya-Solo, dan Yogya-Cilacap. Selain tiga tol itu, ada juga jalan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang pembangunannya sudah dimulai.

Untuk JJLS, pembebasan tanah sudah beres karena masyarakat merasa pembangunan jalan itu banyak manfaatnya.

Beberapa waktu lalu muncul daftar beberapa nama desa di DIY yang akan dilalui. Isu itu membuat sejumlah warga khawatir.

Teguh Nurwantara (28), warga Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, adalah satu diantaranya.

Tidak hanya khawatir, pria yang akrab disapa Toro tersebut juga tidak setuju, jika nantinya jalan tol benar-benar dibangun di desanya.

Selengkapnya, baca koran Tribun Jogja edisi Sabtu (18/3/2017) halaman 1. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved