1600 Meter Persegi Terumbu Karang di Raja Ampat Hancur Akibat Kapar Pesiar Ini

Tim evaluasi mengatakan perusahaan harus membayar ganti rugi sekitar AS$1.920.000 (sekitar Rp25,64 miliar).

Editor: oda
Facebook/Stay Raja Ampat
Kapar Pesiar Asal Inggris yang Hancurkan 1600 Meter Persegi Terumbu Karang di Raja Ampat. 

TRIBUNJOGJA.COM - Raja Ampat yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan terumbu karang terindah di dunia, sekaligus calon Situs Warisan Dunia UNESCO sedang berduka.

Hal ini disebabkan oleh kehadiran kapal pesiar Caledonian Sky asal Inggris.

Kapal pesiar dengan panjang 295 kaki dan berat 4.290 ton tersebut kandas di sepanjang pantai, merusak terumbu karang alami seluas 1.600 meter persegi.

Kapal yang dimiliki oleh operator tur Caledonia Noble tersebut terjebak dalam laut yang sedang surut.

Padahal, kapal tersebut dilengkapi dengan radar dan instrumen navigasi canggih.

Kerusakan kapal sangat minim, tapi lain halnya dengan terumbu karang yang mereka lewati.

Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat akibat kapar pesiar asal Inggris mulai terlihat.
Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat akibat kapar pesiar asal Inggris mulai terlihat. (Facebook/Stay Raja Ampat)

Seperti dilaporkan dalam Mongabay, kerusakan terumbu mengakibatkan kehancuran habitat struktural ekosistem yang rapuh, memusnahkan keanekaragaman laut di delapan kelompok karang yang berbeda, termasuk Acropora, Porites, Montipora, dan Stylophora di sekitar lokasi menyelam yang populer dikenal sebagai Crossover Reef.

Di Facebook, organisasi pariwisata setempat Stay Raja Ampat bertanya: "Bagaimana ini bisa terjadi? Kerusakan akibat jangkar kapal seperti ini cukup buruk, namun sebenarnya landasan kapal di terumbu membawanya ke tingkat yang baru. "

Seolah ingin menambah buruk kerusakan, sebuah kapal penarik dari kota Sorong dikirim untuk membantu menarik keluar kapal pesiar, yang menurut Ricardo Tapilatu, seorang peneliti di University of Papua, tidak seharusnya terjadi.

"Ini rusak karang yang sangat buruk," kata Tapilatu di Mongabay. "Mereka seharusnya menunggu air pasang (sebelum kembali berlayar)."

Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat akibat kapar pesiar asal Inggris sangat parah.
Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat akibat kapar pesiar asal Inggris sangat parah. (Facebook/Stay Raja Ampat)

Peneliti mengatakan Caledonia Noble harus membayar kerusakan terumbu rusak.

Situs, yang berada di dalam taman nasional Indonesia, memegang status khusus sebagai salah satu tempat menyelam yang paling populer di dunia dan rumah bagi keragaman kehidupan air.

Tim evaluasi mengatakan perusahaan harus membayar ganti rugi sekitar AS$1.920.000 (sekitar Rp25,64 miliar), jumlah yang bagi beberapa orang dinilai masih terlalu rendah.

Uang, yang seharusnya itu diterima, akan digunakan untuk menghidupkan kembali karang-karang melalui sebuah proses yang bisa memakan waktu lebih dari satu dekade.

Kondisi Terumbu Karang di Raja Ampat sebelum hancur akibat Kapar Pesiar Asal Inggris.
Kondisi Terumbu Karang di Raja Ampat sebelum hancur akibat Kapar Pesiar Asal Inggris. (Facebook/Stay Raja Ampat)

Dalam sebuah pernyataan, Kaledonia Noble mengatakan insiden itu "disayangkan," menambahkan bahwa mereka dengan "tegas berkomitmen untuk menjaga lingkungan," dan bahwa setiap pelajaran akan "dimasukkan dalam prosedur operasi."

Pemerintah Indonesia juga telah bergerak dan saat ini sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan. (intisari-online)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved