Breaking News:

Uniknya Karya-Karya Anak-Anak SLB bersama Anak-anak Desa Jurug

Let Me Looking Through You adalah sebuah proses belajar antara para mentor dengan anak-anak.

tribunjogja/hening wasisto
Beberapa karya anak yang ditampilkan pada gelaran seni Let Me Looking Through You, Sabtu (4/3/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - REDBASE Foundation dengan bangga mempersembahkan sebuah pameran bertajuk Let Me Looking Through You yang dihelat di REDBASE foundation Desa Jurug, Rt 02 No. 72 Bangungharjo, Sewon, Bantul.

Dalam pameran ini karya-karya kreatif anak-anak dari Program Education yang diinisiasi oleh REDBASE foundation ditampilkan dari mulai tanggal 2-16 Maret 2017.

Menurut Yoseph Arizal selaku Supervisor REDBASE foundation pada Tribun Jogja, Sabtu (4/3/2017) keinginan sang founder yang menginginkan melihat seni dari kacamata anak-anak lah yang membuat pameran ini digelar.

Let Me Looking Through You, lanjut Yoseph, adalah sebuah proses belajar antara para mentor dengan anak-anak. Selama kelas berlangsung, terjadi berbagai macam interaksi.

Dua ruangan disediakan REDBASE foundation utuk memamerkan karya anak-anak SLB N Pembina dan anak-anak desa jurug.

Pada ruangan depan pengunjung akan melihat beberapa karya anak-anak desa Jurug.

Dalam kesempatan ini, anak-anak desa Jurug banyak mengkreasikan karya dari benda-benda yang ada di sekitar mereka, macam bekas gulungan tisu, korek kayu, kipas dari rotan, celengan, serta membuat kartu ucapan yang kini mungkin sudah sulit ditemui dalam dunia anak-anak.

Sontak ruangan ini banyak ditemui karya-karya yang unik dari anak-anak desa Jurug. Kupu-kupu dari bekas penggulung tisu yang berwarna-warni, wayang-wayangan Spongebob, rumah-rumahan dari gugusan korek kayu, topeng kertas halloween, lukisan diatas kipas kayu, serta kartu ucapan akan sering ditemui.

Beberapa karya anak yang ditampilkan pada gelaran seni Let Me Looking Through You, Sabtu (4/3/2017).
Beberapa karya anak yang ditampilkan pada gelaran seni Let Me Looking Through You, Sabtu (4/3/2017). (tribunjogja/hening wasisto)

Pemilihan barang-barang tersebut diharapkan anak lebih peka dengan keberadaan barang-barang yang ada di sekitar mereka, sedang dalam membuat kartu ucapan REDBASE Foundation menginginkan tradisi menulis ucapan selamat kembali hidup dikalangan anak-anak.

Bagi pengunjung yang belum puas melihat kreasi anak-anak desa Jurug, Yoseph akan membawa pengunjung ke ruangan selanjutnya, yaitu ruangan dimana karya anak-anak SLB N Pembina dipamerkan.

Halaman
12
Penulis: sis
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved