Breaking News:

Tol Mudahkan Akses Namun Tidak Naikkan Nilai Ekspor DIY

Bila tol Bawen-Yogyakarta sudah rampung, hal itu belum tentu bisa menaikkan nilai ekspor namun mempercepat akses.

Penulis: gil | Editor: oda
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Proyek pembangunan Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 kilometer rencananya akan diresmikan pada bulan Maret 2017. (ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kehadiran jalan bebas hambatan atau tol Bawen-Yogyakarta dan bandara baru Kulonprogo tidak serta merta mampu menaikkan angka nilai ekspor-impor DIY.

Kualitas dan daya saing produk menjadi kunci kesuksesan ekspor-impor DIY.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY memaparkan nilai ekspor barang dari DIY mengalami penurunan dari bulan sebelumnya sebesar 16,18 persen.

Per Januari 2017, nilai ekspor DIY mencapai 31 juta dollar AS, sedang nilai impor yang masuk ke bandara Adi Sujipto mencapai 502.765 dollar AS.

"Ekspor barang DIY masih dikirim melalui pelabuhan muat Tanjung Emas, Semarang untuk tujuan terbanyak ke AS, Jerman, dan Jepang," jelas Kepala BPS DIY JB Priyono beberapa waktu lalu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Gatot Saptadi mengutarakan, nilai ekspor barang DIY bisa ditingkat dengan menaikkan mutu atau kualitas produk. Bila kualitas bagus maka mampu merebut pasar dan mampu bersaing.

"Selain itu adalah soal perizinan, bi;a birokrasinya mudah maka bisa mempercepat akses pengiriman," ujar Gatot pada Sabtu (4/3/2017).

Ditanya soal akses, selama ini pengiriman ekspor barang DIY melalui pelabuhan muat di Semarang dan Jakarta.

Bila tol Bawen-Yogyakarta sudah rampung, hal itu belum tentu bisa menaikkan nilai ekspor namun mempercepat akses.

"Perlu pertimbangan dan analisis lagi kalau bicara hubungannya antara ekspor dengan jalan tol, namun kemudahan akses jelas iya karena itu esensinya," ungkap Gatot.

Ia lebih menekankan bagaimana bila bandara baru Kulonprogo akan lebih memperliatkan geliat ekonominya.

Jalur keluar masuk barang melalui kargo akan lebih terlihat dan tidak menutup kemungkinan akan ada pengiriman secara langsung ke negara tujuan ekspor melalui bandara baru. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved