PSIM Yogyakarta

Transisi Penyerangan dan Bertahan Skuat PSIM Masih Jadi Pekerjaan Rumah Tersendiri

Tim pelatih masih memiliki pekerjaaan rumah untuk segera dibenahi sebelum tampil di kompetisi resmi.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan besar 4-0 dalam laga ujicoba melawan Tunas Jogja di Stadion Mandala Krida, Jumat (3/3/2017).

Meski menang besar, tim pelatih masih memiliki pekerjaaan rumah untuk segera dibenahi sebelum tampil di kompetisi resmi.

Salah satu pekerjaan rumah yang perlu segera dibenahi adalah transisi pemain dari penyerangan ke bertahan.

Pelatih PSIM, Erwan Hendarwanto menilai transisi negatif, dari menyerang ke bertahan masih cukup mengkhawatirkan.

Pemain belum bisa melakukan antisipasi yang cukup baik sehingga mudah untuk ditembus pemain lawan.

"Masalah transisi, terutama dari menyerang ke bertahan masih mengkhawatirkan. Bagi saya transisi negatif ini sangat penting, makanya akan kita drill," katanya saat ditemui usai pertandingan.

Untuk memperbaiki transisi ini, tim pelatih akan memberikan materi di dalam kelas terlebih dahulu.

Hal itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pemain supaya mengerti apa yang harus dilakukan saat berpindah posisi dari menyerang ke bertahan.

Setelah materi kelas, nantinya tim baru akan mempraktekannya di lapangan.

"Kalau sudah dapat materi di kelas, nanti baru kita berlatih di lapangan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved