Kriminal

Irsya Jual Teman Sendiri di Facebook dan Ajak Berhubungan Intim Bertiga

Kepada pria hidung belang, Irsya menawarkan bisa memberi layanan berhubungan intim bertiga alias Threesome.

Irsya Jual Teman Sendiri di Facebook dan Ajak Berhubungan Intim Bertiga
surabaya.tribunnews.com | Fatkhul Alami
Tersangka Irsya (baju tahanan biru) ditangkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran menjual temannya sendiri untuk jadi PSK 

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Irsya (23), perempuan asal Tikung, Lamongan, dibekuk polisi dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

Perempuan muda ini ditangkap karena diduga terlibat dalam kejahatan trafficking alias perdagangan orang. Dia diduga menjual temannya sendiri, untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK)

Irsya diringkus di sebuah hotel di Surabaya Selatan, lantaran menjual IK (16), remaja perempuan asal Jl Jagiran Surabaya kepada seorang pria hidung belang.

Hal itu dia lakukan melalui sebuah grup di media sosial Facebook. Kepada pria hidung belang, Irsya menawarkan bisa memberi layanan berhubungan intim bertiga alias Threesome.

Kasat Reskrim Polestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, awalnya tersangka mempromosikan dirinya sendiri bisa diajak kencan melalui akun Facebook. Ini sudah dilakukan selama tiga bulan.

Baca: Mantan PSK yang Kini Jadi Pilot Komersial Ini Layani 10 Ribu Pria selama 12 Tahun

"Terangka menawarkan diri lewat Facebook bisa dibooking sejak tiga bulan lalu," sebut Shinto, Selasa (28/2/2017).

Melalui akun Facebook, ada seorang pria hidung belang yang mengejak kencan tersangka. Tapi, ajakannya bisa berhubungan intim bertiga. Akhirnya tersangka mencari seorang perempuan untuk diajak melayani pria hidung belang yang memesannya.

Tersangka kemudian mengajak korban IK, yang tidak lain temannya yang masih di bawah umur. Korban mengiyakan ajakan tersangka lantaran diiming-imingi tarif tinggi.

"Kepada pria yang mengajak kencan, tersangka meminta dibayar Rp 1,2 juta. Tarif itu berlaku untuk tersangka dan korban," ucap Shinto.

Tersangka dan korban akhirnya sepakat kencan di salah satu hotel di kawasan Surabaya Selatan. Di hotel itu pula, polisi kemudian menggrebek dan menangkapnya.

Baca: Siswi Berprestasi Ranking Satu di Sekolahnya Ternyata Seorang PSK

Dari penggrebekan itu, polisi mengamankan sebuah tablet merk Evercros dan uang tunai sebesar Rp.400.000 sebagai barang bukti.

Tersangka Irsya mengaku, terpaksa melakukan kejahatan dengan memperdagangkan orang untuk jadi PSK lantaran desakan ekonomi.

"Saya sudah melakukan selama tiga bulan terakhir. Untuk ajakan ke teman, karena memang ada tamu yang menginginkan hubungan intim secara bertiga. Kebetulan teman juga mau, saya tidak memakasa," aku Irsya. (*)

Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved