Dishub Yogyakarta Catat Ada 900-an Juru Parkir Resmi, SIsanya Jukir Liar

Dishub juga mendukung langkah Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) untuk menindak para jukir nakal itu.

Dishub Yogyakarta Catat Ada 900-an Juru Parkir Resmi, SIsanya Jukir Liar
Facebook/ Dunia Wisata Malang
Juru parkir di selatan Malioboro yang memungut Rp 200.000 pada sebuah bus. 

TRIBUNJOGJA.COM,YOGYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta siap memberikan sanksi kepada juru parkir (jukir) nakal yang menarik tarif parkir lebih tinggi dari ketentuan.

Selain itu, Dishub juga mendukung langkah Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) untuk menindak para jukir nakal itu.

Kepala Dishub Yogyakarta, Wirawan Haryo Yudo, menjelaskan saat ini ada sekitar 900-an jukir yang terdaftar di dinasnya. Para jukir ini sudah menandatangani pernyataan untuk tidak melanggar aturan dalam surat tugas.

“Jukir sudah menandatangani pernyataan tidak melanggar aturan untuk tidak menaikkan tarif. Jika melanggar, maka sanksinya nantinya akan kami berikan, seperti peringatan dan semacamnya. Penindakan nantinya ada di tangan Sat Pol PP,” kata Wirawan, Selasa (28/2).

Meski sudah ada pernyataan tidak melanggar, dia belum memastikan surat tugas jukir ini memiliki materai atau tidak.

Dia menjelaskan, pihaknya pun telah terus melakukan penindakan dan operasi untuk memberantas pungutan liar oleh oknum jukir nakal.

Wirawan menyebutkan, dalam beberapa kasus parkir yang ada di Kota Yogyakarta, bukan semata-mata ulah jukir resmi saja. Namun, bisa saja pungli itu dilakukan oleh pembantu jukir.

Hanya saja, pembantu jukir ini menjadi tanggung jawab jukir resmi yang memiliki surat tugas dari Pemkot setempat.

“Sejauh ini, kami hanya membina jukir resmi yang mengantongi izin surat tugas. Pembantu jukir jadi tanggung jawab jukir resmi,” katanya. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved