Terkait Juru Parkir Nakal, Sri Sultan : Diproses Saja, Itu Mencoreng Nama Baik Yogya

tim saber pungli harus diterjunkan dan memproses hingga tuntas oknum yang sengaja menarik tarif parkir mahal yang tergolong parkir liar tersebut

Terkait Juru Parkir Nakal, Sri Sultan : Diproses Saja, Itu Mencoreng Nama Baik Yogya
tribunjogja/kurniatul hidayah
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara terkait mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang meninggal akibat kegiatan Diksar Mapala Unisi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Saber pungli diharapkan bisa membasmi habis praktik parkir liar yang masih ditemukan di DIY.

Terakhir adalah terkait tarif parkir mahal yang mencapai Rp 100 ribu untuk bus di kawasan Titik Nol Kilometer.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan bahwa tim saber pungli harus diterjunkan dan memproses hingga tuntas oknum yang sengaja menarik tarif parkir mahal yang tergolong parkir liar tersebut.

"Diproses saja kalau memang seperti itu. Kita sudah nggak bisa lagi dengan pola-pola seperti itu. Menjadi ketidakpastian bagi masyarakat, apalagi pendatang," terangnya ketika ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (27/2/2017).

Bagi orang nomor satu di DIY tersebut, adanya tarif parkir mahal di daerah kekeuasannya tidak hanya mencoreng nama baik Yogyakarta, namun sudah dapat digolongkan sebagai tindakan pidana.

"Saber pungli terjunkan saja," tegasnya. (*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved