Warga Mundu Manfaatkan Limbah Ternak Jadi Pengganti LPG

Warga setempat pun tidak dipusingkan dengan kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang beberapa kali sempat meresahkan masyarakat.

tribunjogja/angga purnama
Warga Desa Mundu memperagakan penggunaan instalasi biogas, Sabtu (25/2/2017). Warga setempat memanfaatkan biogas yang berasal dari limbah ternak sapi. 

Laporan reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Warga Desa Mundu, Kecamatan Tulung kini tidak lagi bergantung pada gas LPG untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar.

Warga setempat pun tidak dipusingkan dengan kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang beberapa kali sempat meresahkan masyarakat.

Hal ini lantaran warga setempat sudah memanfaatkan biogas sebagai bahan bakar pengganti LPG. Bahkan warga pun tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memanfaatkan biogas tersebut.

Ketua Kelompok Ternak Margo Mulyo Desa Mundu, Suparno mengatakan biogas tersebut didapatkan limbah ternak sapi yang dimiliki masyarakat. yaitu dengan memanfaatkan gas metan yang ada pada kotoran sapi.

“Sudah sejak November 2015 warga di Mundu memanfaatkan biogas yang digunakan sebagai bahan bakar pengganti gas LPG,” katanya saat ditemui Minggu (26/2/2017).

Diakuinya belum semua warga Desa Mundu yang sudah memanfaatkan biogas. Menurutnya terdapat 38 keluarga yang sudah memanfaatkan limbah ternak sapi.

“Memasuki 2017 ini, ada tambahan 9 keluarga yang ikut memanfaatkan biogas. Sehingga total saat ini ada 47 keluarga yang memanfaatkan biogas,” ungkapnya.

Tidak perlu metode yang rumit untuk mengambil gas metan dari kotoran sapi. Cukup dengan beberapa tahap sederhana hingga akhirnya kompor gas di dapur dapat digunakan.

Suparno menjelaskan warga hanya cukup membuat tampungan kotoran sapi yang terbuang dari kandang.

Halaman
12
Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved