Breaking News:

Oknum Sekcam di Kulonprogo Diduga Condong ke Satu Paslon Pilkada 

Panitia Pengawas (Panwas) setempat menerima laporan adanya oknum sekretaris kecamatan yang diduga tak bersikap netral dan condong ke satu kubu.

Editor: oda
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Suasana politik jelang coblosan pada Pilkada di Kulonprogo kian menghangat.

Setelah beberapa waktu lalu Panwas Kulonprogo menerima laporan dugaan politik uang, kini dugaan pelanggaran disiplin terkait netralitas aparat sipil negara (ASN) dalam Pilkada terjadi di Kulonprogo. 

Panitia Pengawas (Panwas) setempat menerima laporan adanya oknum sekretaris kecamatan yang diduga tak bersikap netral dan condong ke satu kubu tertentu.

Laporan itu diterima Panwas pada Sabtu (11/2) lalu dari seorang warga Pedukuhan Siluwok, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Supandi.

Dalam laporannya, Supandi menyebut ada seorang Sekcam yang menyebarkan stiker bergambar pasangan calon Bupati-Wakil Bupati peserta Pilbup Kulonprogo. 

Ia mengaku menyaksikan dengan matanya sendiri pegawai negeri sipil itu menyebarkan stiker tersebut di sekitar pedukuhannya, Jumat (10/2/2017) malam lalu.

"Ternyata disebarkan di lebih dari tiga titik. Waktu saya temukan, ada lima stiker bergambar paslon, warna merah. Saya menyaksikan sendiri dan langsung saya amankan sebagai barang bukti," katanya di kantor Panwas.

Selengkapnya simak di Halaman Region Koran Tribun Jogja edisi edisi Senin (13/2/2017). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved