Warga Bantul Tewas Akibat Miras Oplosan

Guru Besar Farmasi UGM : Miras Oplosan Itu Candu yang Mematikan

Alkohol menurutnya jika diminum dalam jumlah sekadarnya seperti Bir, Wine, Sake dan lainnya tidak akan mematikan

Guru Besar Farmasi UGM : Miras Oplosan Itu Candu yang Mematikan
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guru Besar Farmakologi Klinis, Fakultas Farmasi UGM, Prof Zullies Ikawati mengatakan bahwa alkohol bisa membuat orang kecanduan. Terkait dengan kasus yang muncul di Bantul, menurutnya itu perulangan dari kasus sebelumnya.

“Sebenarnya ini kasus lama yang selalu berulang lagi,” ujarnya kepada Tribun Jogja, Selasa (7/2/2017).

Alkohol menurutnya jika diminum dalam jumlah sekadarnya seperti Bir, Wine, Sake dan lainnya tidak akan mematikan. Namun memabukan dan membuat kecanduan.

Yang menyebabkan kematian adalah campurannya, apakah itu metanol, obat-obat lain atau bahkan zat-zat yang semestinya tidak dikonsumsi. Semisal obat nyamuk dan yang lainnya.

“Yang namanya minuman oplosan itu pasti ada campurannya yang aneh-aneh, yang dianggap bisa meningkatkan efeknya. Jarang kan kita mendengar kasus kematian akibat minum alkohol yang bermerk dan harganya mahal?,” kata Zullies.

Ia pun heran, dengan kasus yang terulang dan mengakibatkan korban meninggal. Menurutnya minum minuman keras bukan soal masalah kesehatan saja, namun juga terkait dengan masalah budaya, sosial dan ekonomi. Budaya minum di kalangan atas dan menengah kebawah pun berbeda.

Selain minum juga diakibatkan karena pergaulan dan membuat kecanduan dan akhirnya menjadi kronis. Sementara meski minum minuman yang “aman” sekalipun menurut Zullies tetap ada ancaman bagi kesehatan.

“Tapi walaupun aman sebenarnya tetap berbahaya jika kemudian menjadi mencandu dan menjadi alkoholik kronis. Biasanya yang kena nanti livernya,” ujarnya.

Selain itu efek candu membuat orang tidak memikirkan lagi efek bagi kesehatan yang bisa diterima. Untuk minuman oplosan, jika tidak mengakibatkan kematian akan menyebabkan kerusakan organ tubuh lain seperti kebutaan.

“Tergantung (oplosan) yang diminum, yang banyak itu oplosan mengandung metanol atau spiritus, akibatnya bisa kebutaan. Kalau yang lain-lain ya tergantung isinya, ada yang ke hati, lambung dan lainnya,” terangnya.(*)

Penulis: dnh
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved