Promosi Film Terbarunya, Penampilan Febby Rastanty Justru Bikin Netizen Baper

Di film yang tayang perdana pada 12 Januari 2017 itu, Febby berperan sebagai Manda

Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
Instagram/ @fabbyrastanty.
Febby Rastanty 

TRIBUNJOGJA.COM - Febby Rastanty, pemeran Sri dalam sinetron Diam Diam Suka saat ini sedang sibuk mempromosikan film terbarunya.

Di film yang tayang perdana pada 12 Januari 2017 itu, Febby berperan sebagai Manda, santri sebuah pondok pesantren yang bersahabat dengan Yuki Kato dan beberapa orang lain.

Di akun Instagram @febbyrastanty, cewek yang akan genap berusia 21 tahun pada 1 Februari mendatang itu, mengajak fansnya untuk menyaksikan film berjudul Cahaya Cinta Pesantren tersebut.

Ia pun mengunggah foto sedang memakai hijab dan kaca mata, sembari tersenyum.

"Yaaaaaay hari ini CCP tayang. Jangan lupa ya untuk warga Bekasi, aku dan @siviazizah bakal nonton bareng sama kalian di Megamall Bekasi. See you there," tulisnya, Kamis (12/1/2017).

Melihat postingan tersebut, beberapa netizen berharap agar Febby datang ke kota mereka untuk nonton bareng. Namun sebagian yang lain justru memuji kecantikan Febby ketika berhijab.

Mereka berharap personil Blink itu segera berhijrah. Berikut komentar netizen.

Affa9661: "semoga istiqomah pakai jilbab."

Mresawicak: "manis banget kalau pakai kerudung."

Tiaradv24: "cantik kalau pake hijab."

Fatimeh_435: "kakak cantik kalau berhijab @febbyrastanty."

Filmahandayani11: "subhanallah kak Febi. Tetap seperti ini kaka."

Seperti dikutip dari filmbioskop.co.id, film Cahaya Cinta Pesantren bercerita tentang gadis bernama Shila (Yuki Kato), anak nelayan di Danau Toba, yang memiliki impian untuk melanjutkan ke sekolah menengah atas (SMA) yang populer di Medan.

Namun, orangtuanya tak setuju dan justru mengirimnya ke pesantren. Di sanalah ia bertemu dengan Febby berperan sebagai Manda, Vebby Palwinta berperan sebagai Icut dan Sivia Azizah sebagai Asiyah.

Mereka kemudian berteman yang pada akhirnya membuat Shila sadar akan makna persahabatan yang sesungguhnya. Film ini banyak menceritakan problematika yang dialami remaja yang sedang mencari jati diri. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved