Viral Medsos

Kembaran Amirullah Adityas Putra Buat Status Menyayat Hati dan Unggah Foto Masa Kecil

Di akun Instagram @amarullah_adityasp, Amarullah membuat beberapa status menyayat hati yang bisa membuat siapa saja ikut bersedih.

Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
Instagram/ amarullah_adityasp
Si kembar Amirullah Adityas Putra dan Amarullah Adityas Putra semasa kecil 

TRIBUNJOGJA.COM - Kepergian Amirullah Adityas Putra, siswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang dianiaya oleh seniornya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Tak terkecuali bagi saudara kembarnya yang bernama Amarullah Adityas Putra.

Di akun Instagram @amarullah_adityasp,  Amarullah membuat beberapa status menyayat hati yang bisa membuat siapa saja ikut bersedih.

Ia pun mengunggah beberapa foto kebersamaannya dengan Amirullah, termasuk ketika mereka berulang tahun sewaktu kecil.

Keduanya nampak begitu bahagia di foto-foto itu.

"Mir kenapa Mir kenapa tinggalin gua duluan, gua sayang banget loh sama lu kita besar bersama loh Mir. Katanya mau sukses bareng-bareng bahagiain orangtua bareng-bareng. Baru saja kita ketemu minggu lalu dan lu bilang 'Mar doain gua yah semoga pesiar'. Iyah Mir gua selalu doain terbaik buat lu. Btw ini foto studio kita loh baru jadi pasti belum lihat kan? Lihat Mir ini Mir fotonya. Selamat jalan Mir semoga lu tenang di alam sana Mir #kekerasanSTIP #STIP," tulisnya dua hari lalu.

Makam Amirullah Adityas Putra
Makam Amirullah Adityas Putra

Tak lama kemudian, Amarullah mengunggah foto pemakaman saudara kembaranya itu dengan keterangan yang juga menyedihkan.

"I was wrong said to you who the most important in this world is if we have much money turns out who the most important is u back again with me. Rest in peace in heaven my twin Amirullah Adityas Putra #kekerasanSTIP," ujarnya.

Yang terbaru, Amarullah mengunggah foto-foto semasa kecilnya bersama Amirullah.

"Bunga nan indah pasti dipetik dahulu dari tangkainya, kau kebanggaan keluarga Mir. Senyumanmu, kita memiliki senyuman yang sama kembaranku. Cita-cita yang sama yaitu membanggakan kedua orangtua kita. Aku akan kangen dengan senyuman indahmu, lawakan dirimu. Air mata yang berlarut pun tidak dapat membawa dirimu kembali ke dunia ini Amir. Aku harap kamu tenang di alam sana di surganya Allah SWT, amin," tulis Amarullah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Amir tewas setelah mendapat sejumlah pukulan dari seniornya di Lantai II Gedung Dormitory Ring 4 Kamar M205, Jalan Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara.

Insiden terjadi Selasa (10/1/2017) sekitar pukul 22.30 WIB dan korban baru mendapat penanganan medis pukul 00.15 WIB pada Rabu (11/1/2017).

Hasil autopsi menunjukkan, organ dalam Amirullah mengalami mati lemas. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved