Pembatasan Pemain Usia Diatas 25 Tahun Bikin PSS Putar Otak

Bergerilnya mencari pemain muda sedang dilakukan, entah dari lingkup wilayah Sleman dan DIY maupun pemain luar daerah.

Pembatasan Pemain Usia Diatas 25 Tahun Bikin PSS Putar Otak
net
Logo PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman harus memutar otak demi memenuhi regulasi kompetisi Divisi Utama musim 2017 yang membatasi adanya pemain berusia di atas 25 tahun.

Bergerilnya mencari pemain muda sedang dilakukan, entah dari lingkup wilayah Sleman dan DIY maupun pemain luar daerah.

Seperti diketahui, regulasi teranyar di level Divisi Utama mengharuskan klub memakai pemain dengan usia maksimal 25 tahun.

Diperbolehkan mengontrak pemain di atas usia 25 tahun namun dibatasi lima pemain. Sedangkan kelima pemain tersebut boleh dimainkan kesemuanya dalam sebuah pertandingan.

Praktis regulasi ini menjadikan sumber kegalauan tim-tim peserta Divisi Utama termasuk PSS yang banyak memakai pemain di atas 25 tahun.

"Ada delapan pemain kita proyeksi kompetisi 2017 yang berusia di atas 25 tahun, mau tak mau kita harus mencoret beberapa untuk memenuhi regulasi," ujar Manajer PSS, Arif Juli Wibowo, Senin (9/1/2017).

Dan diakui Arif, mencoret pemain di atas 25 tahun ini bukan perkara mudah mengingat selama ini mereka adalah pilar utama permainan PSS.

Sebut saja nama-nama pemain di atas 25 tahun milik PSS seperti Busari, Deny Rumba, Waluyo, Agung Prasetyo, Dirga Lasut, Risky Novriansyah, Eko Pujianto atau Aulia Ardli.

Sampai detik ini Arif belum mengetahui secara pasti siapa pemain di atas 25 tahun PSS yang akan dipertahankan.

Proses pencoretan pemain di usia itu akan dilakukan secara bergelombang, menyesuaikan strategi pelatih anyar. Atau menyesuaikan kemungkinan lain ketika merekrut pemain anyar juga di atas 25 tahun.

Sedangkan memakai banyak pemain muda di bawah 25 tahun menjadi kewajiban PSS. Sejauh ini pemain lokal menjadi prioritas namun pemain luar daerah juga tak bisa dikesampingkan.

"Keinginan kita memakai pemain muda di bawah 25 tapi yang sudah siap pakai, meski akan sulit mencari tapi akan kita usahakan," kata Arif.  (*)

Penulis: sus
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved