RS Swasta Keberatan Aturan Baru Kemenkes

Jelang tutup tahun 2016, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Permenkes nomor 64 tahun 2016.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jelang tutup tahun 2016, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Permenkes nomor 64 tahun 2016.

Aturan dalam Permenkes dirasa memberatkan pihak Rumah Sakit (RS), khususnya RS Swasta.

Permenkes nomor 64 tahun 2016 tersebut merupakan revisi dari Permenkes nomor 52 tahun 2016 tentang standar tarif pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan.

Disebutkan, dalam revisi pasal 25, pasien peserta BPJS yang pindah ke kelas VIP hanya perlu membayar selisih harga kamar. Aturan baru tersebut dirasa membebani pihak RS.

Sekretaris RS Panti Rapih, Mathius Sujarwa mengaku keberatan dengan aturan baru tersebut.

Pasalnya, pembayaran selisih kamar tersebut hanya sedikit menutup kekurangan biaya untuk kelas VIP.

"Salah satu dampaknya bisa defisit karena biaya operasional tidak tercukupi," ujar Sujarwa pada Selasa (3/1).

Selengkapnya simak halaman 14 Tribun Jogja edisi Rabu (4/1/2016).

Penulis: gil
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved