KOMUNIKARTA

BUMDes Amarta Kelola Sampah Jadi Pundi-pundi Rupiah

Meski baru berdiri enam bulan lalu tepatnya 6 Juni 2016, dari segi administratif BUMDes Amarta sudah rapi dan terstruktur.

BUMDes Amarta Kelola Sampah Jadi Pundi-pundi Rupiah
Tribun Jogja/Arfiansyah Panji Purnandaru
Suasana pengelolaan sampah di BUMDes Amarta Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Selasa (27/12/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

PANDOWOHARJO, TRIBUN - Sampah sudah menjadi momok yang menakutkan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Tingginya kuantitas sampah setiap harinya terutama sampah rumah tangga membuat pemerintah kewalahan.

Atas dasar tersebut, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amarta, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman turut serta konsen dan fokus dalam pengelolaan permasalahan sampah tersebut.

Meski baru berdiri enam bulan lalu tepatnya 6 Juni 2016, dari segi administratif BUMDes Amarta sudah rapi dan terstruktur.

"Sampah dulu dikelola kelompok swadaya. Pemdes (Pemerintah Desa) memandang bahwa permasalahan sampah harus diselesaikan. Atas arahan Kades dan BPD, pengelolaan sampah dibentuk karena kebutuhan bahwa oengelolaan sampah di desa belum ada yang menyentuh kecuali kelompok swadaya.Sedangkan kita mempunyai aset pengelolaan sampah di tanah kas desa," jelas Agus Setyanta, Direktur BUMDes Amarta saat ditemui Tribun Jogja di Kantor BUMDes Amarta, Selasa (27/12/2016).

Agus yang juga merupakan Ketua Ketua Forum Komunikasi BUMDes Kabaupaten Sleman menjelaskan dengan dana anggaran dari desa sebesar 50 juta, fasilitas pengelolaan yang sudah ada di tanah kas desa bisa diperbaiki dengan baik.

Ini menunjukan bahwa desa hadir membantu menyelesaikan sampah, membantu pemerintah tingkat kabupaten terkait penanganan desa, juga menggali potensi ekonomi baru baik profit maupun benefit.

Setidaknya, sampai saat ini tiga orang telah terserap menjadi karyawan pengelolaan sampah.

Empat orang menjadi mitra dan juga bekerja sama dengan rumah makan Jejamuran dan industri sarung tangan untuk dikelola sampahnya.

Halaman
12
Penulis: app
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved