Buah Bibir

Mayang Berharap Jogja Punya Arena Bowling

Gadis kelahiran 23 tahun silam ini mengungkapkan sensasi menjatuhkan semua pin atau biasa disebut strike, membuat dia ketagihan olahraga ini.

Penulis: Santo Ari | Editor: oda
tribunjogja/santo ari
Mayang Kania Ratri 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mayang Kania Ratri, gadis asal Pekanbaru yang telah lama tinggal di Yogyakarta ini berharap Yogyakarta memiliki arena bowling.

Gadis yang akrab disapa Mayang ini mengaku sudah memainkan olahraga ini sejak duduk di bangku SMA.

Gadis kelahiran 23 tahun silam ini mengungkapkan sensasi menjatuhkan semua pin atau biasa disebut strike, membuat dia ketagihan olahraga ini. Ada kenikmatan tersendiri mendengar suara pin yang saling bertabrakan.

Mayang bermain saat dia masih tinggal di Pekanbaru. Hampir tiap minggu ia pergi ke arena bowling bersama teman-temannya.

"Tapi karena di Yogyakarta tidak ada arena bowling saya harus ke Solo. Di sana ada sport center yang menyediakan arena ini," ujarnya.

Mayang mengaku, walaupun masih terbilang amatir, tapi dia tahu bagaimana memegang bola, sikap dan cara yang baik saat melempar bola bowling.  Ia bahkan sering mengalahkan teman-temannya.

Namun demikian, ia memaparkan masih jauh untuk bisa bermain layaknya seorang profesional atau atlet.

"Saat ini sih baru sebatas hobi, kalau mau jago ya harus disiplin latihan, tapi gimana lagi, Yogyakarta tidak punya arena bowling," ungkap mahasiswi jurusan HI UGM Yogyakata ini.

Di tengah kesibukannya menyusun skripsi, ia mengaku akan menyempatkan pergi ke Solo untuk sekedar melepas penat. Namun demikian, besar harapannya agar Yogyakarta memiliki arena bowling sendiri.

Menurutnya, dengan banyaknya anak muda di Jogja, potensi arena bowling sangat mungkin diminati, dan tak menutup kemungkinan mencetak atlet-atlet di cabang olahraga bowling. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved