Buah Bibir
Indah Pernah Gagal saat Jualan Dawet
Awalnya Indah mencoba untuk berjualan bisnis dan kerudung untuk tambahan uang jajannya.
Penulis: abm | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Banyak yang berkata, kegagalan merupakan keberhasilan yang tertunda.
Prinsip itulah yang dipegang oleh Indah Cahayanti (22), salah satu mahasiswa Jurusan Film AKRB Yogyakarta untuk dunia bisnisnya yang telah digeluti sejak masih duduk di bangku SMA.
Awalnya Indah mencoba untuk berjualan bisnis dan kerudung untuk tambahan uang jajannya.
Beranjak ketika mengenyam status sebagai seorang mahasiswa, Indah pun merambah untuk membuka toko sepatu miliknya sendiri.
Namun dari ketiga bisnisnya itu mengalami kegagalan dan sempat membuatnya sedikit berputus asa.
"Bisnis jualan dawet juga pernah, tapi gagal juga. Tapi dari situ aku malah jadi banyak belajar, aku mutusin untuk tidak menyerah dan terus berusaha. Aku cinta banget sama dunia bisnis," ungkap dara yang saat ini sedang menjalani bisnis rumah makan di seputaran Ringroad Barat.
Kata Indah, sangat disayangkan jika generasi muda menyerah kepada keadaan setelah mengalami keadaan.
Oleh karena itu, ia tidak ingin menyia-nyiakan masa mudanya itu untuk meratapi kegagalan.
Indah bertekad untuk kembali bangkit, memperbaiki kesalahannya dalam berbisnis, dan lebih fokus untuk menjalankannya.
"Aku emang suka banget dengan usaha, karena cita-citaku ingin jadi wirausaha, pengusaha. Jadi aku harus tetap mencapainya, karena aku masih muda juga. Kalau diumur segini udah nyerah berarti aku kalah," tambahnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/indah-cahayanti-_bgfdh_20161025_133102.jpg)