Tribun Jogja Edisi Besok

Tantangan Industri LNG yang Belum Optimal Berkembang

Hal tersebut diungkapkan Vice President of the Liquefied Natural Gas (LNG) PT Pertamina, Didik Sasongko.

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mengembangkan industri gas di Indonesia tidak lebih mudah dari minyak, walau secara fungsi gas lebih efisien, masih banyak tantangan yang dihadapi.

Hal tersebut diungkapkan Vice President of the Liquefied Natural Gas (LNG) PT Pertamina, Didik Sasongko.

"Secara pasti yang membuat industri gas kurang maksimal berkembang adalah masih banyak infrastruktur yang harus disiapkan," kata Didik ketika berdiskusi dengan para pewarta di Jakarta, Jumat (7/10).

Ia mengatakan, manfaat LNG sebenarnya lebih bagus daripada LPG, karena lebih berisiko rendah. Secara fisik, LNG lebih ringan, sehingga jika terjadi kebocoran gas akan ke atas (menguap), tidak bersifat membakar ke bawah seperti LPG.

Selain itu, proyeksi infrastruktur masih tumpang tindih, belum ada perencanaan yang matang agar mudah dan rapi secara desain.

Selengkapnya simak di halaman 3 Tribun Jogja edisi Sabtu (8/10/2016).

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved