Polda DIY Siapkan Tim Amankan Pilkada 2017

ika memang ada pengerahan masa konvoi dan ada peserta tidak disiplin, maka polisi akan mengambil langkah tegas.

Penulis: akb | Editor: oda
Tribun Jogja/ Yoseph Hary W
Suasana konvoi pelajar SMA/SMK di Kulonprogo, Jumat (15/5/2015). (ILUSTRASI) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hiruk pikuk pemilihan kepala daerah serentak pada 2017 mendatang mulai dirasakan di DIY. Dua daerah di DIY, Kota Yogya dan Kabupaten Kulonprogo siap menentukan kepala daerahnya.

Guna mengantisipasi terjadinya ganguan ketertiban masyarakat, Polda DIY telah membuat langkah tersendiri. Dua tim di masing-masing Polresta Yogya dan Polres Kulonprogo disiagakan.

"Ada dua kompi Brimob dan dua kompi Sabhara yang kami siapkan untuk masing daerah. Untuk Polres yang lain sebagai penyeimbang," ungkap Kapolda DIY, Brigjend Pol Prasta Wahyu Hidayat.

Ia mengatakan, pihaknya telah memberikan himbauan ke pihak terkait agar jangan ada kampanye pengerahan masa dengan konvoi. Jika memang ada pengerahan masa konvoi dan ada peserta tidak disiplin, maka polisi akan mengambil langkah tegas.

Konvoi kendaraan yang tidak sesuai aturan lalu lintas akan ditindak tegas seperti memberikan sanksi tilang. Kemudian petugas juga akan menggelar razia serta memberi tindakan peserta kampanye yang membawa alat peraga tidak berhubungan.

Kapolda menyatakan pihaknya telah mengarahkan agar pilkada 2017 mendatang diwarnai dengan kampanye ideologis.

Ia menilai jika saat ini sudah bukan era kampanye pengerahan massa untuk konvoi. Sebab, peserta kampanye konvoi belum tentu juga ikut andil dalam perolehan suara.

"Lebih baik kampanye ideologis yang masuk ke hati pemilih untuk mencoblos," ujar Kapolda. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved