Warga Gumuk Pasir : Kami Tetap Menolak Penggusuran Ini

Pembongkaran bangunan kandang yang berdiri di gumuk pasir Parangkusumo, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, akan dimulai pada tanggal 1 Oktober

Warga Gumuk Pasir : Kami Tetap Menolak Penggusuran Ini
tribunjogja/usman hadi
Warga memasang spanduk penolakan rencana penggusuran bangunan di kawasan Gumuk Pasir, Senin (5/9/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Warga yang tinggal di kawasan zona inti gumuk pasir Parangkusumo tetap bersikukuh menolak penggusuran untuk alasan restorasi gumuk pasir di kawasan tersebut.

Sesuai rencananya, pembongkaran bangunan kandang yang berdiri di gumuk pasir Parangkusumo, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, akan dimulai pada tanggal 1 Oktober mendatang.

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Bantul menyatakan, nantinya semua bangunan akan terkena penataan, sementara untuk pohon cemara udang dan vegetasi lainnya masih menunggu kajian ahli Geografi Universitas Gajah Mada (UGM).

Sejumlah warga yang tinggal dan memiliki beberapa usaha di gumuk pasir Parangkusumo tetap menyatakan menolak penggusuran. Mereka pun meminta pemkab setempat untuk tetap mempertimbangkan berbagai aspek dan dampak dari penggusuran ini.

"Kami tetap menolak adanya penggusuran ini. Tolong pemerintah pikirkan nasib kami yang sudah bertahun-tahun tinggal di sini," ujar Kawit, warga setempat, Rabu (21/9).

Apa yang akan dilakukan Pemkab Bantul mulai 1 Oktober untuk mengawali restorasi gumuk pasir? Simak berita selengkapnya di halaman 5 koran Tribun Jogja edisi Kamis (22/9/2016).

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved