Enam Pelajar Sok Jagoan Ini Bikin Geng Lalu Bawa Pedang Serang Siswa Lain, Ini yang Mereka Cari

Bagai seorang jagoan, keenam pelajar itu bersama beberapa lainnya yang masih dalam pengejaran polisi melakukan aksi pembacokan.

Enam Pelajar Sok Jagoan Ini Bikin Geng Lalu Bawa Pedang Serang Siswa Lain, Ini yang Mereka Cari
Tribun Jogja/Jihad Akbar
Kapolres Sleman AKBP Yulianto menunjukkan barang bukti dan para pelaku. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Enam orang pelajar mengenalan penutup wajah tertunduk lesu di teras Mapolres Sleman.

Mata mereka terlihat berkaca-kaca. Keenam pelajar tersebut merupakan pelaku kekerasan menggunakan senjata tajam.

Mereka tercatat sebagai pelajar dari berapa sekolah yang ada di daerah Sleman dan Yogyakarta. Geng Cangkringan Side, begitulah mereka menamakan diri.

Bagai seorang jagoan, keenam pelajar itu bersama beberapa lainnya yang masih dalam pengejaran polisi melakukan aksi pembacokan.

Pedang, kapak, dan gir modifikasi jadi senjata para pelajar ini untuk melakukan penyerangan sekelompok pelajar SMK N 1 Cangkringan.

"Mereka dendam. Dari pemeriksaan mereka mengaku pernah jadi korban dan sekarang jadi pelaku," ungkap Kapolres Sleman AKBP Yulianto, Rabu (21/9/2016) saat jumpa pers di Mapolres Sleman.

Para pelaku menyerang para pelajar yang tidak tahu apa-apa.

Enam orang pelajar dari SMK N 1 Cangkringan itu menjadi korban kekerasan yang terjadi di Jalan Pakem-Cangkringan, Selasa (20/9/2016) malam.

Enam pelajar dari SMKN 1 Cangkringan yang menjadi korban yaitu Setiawan Nugroho (16), Ahmad Komaru (16), Catur Aryanto (16), Maryadi (17), Noval Fidyanurhalim (17), dan Ahmad Imam Ustasi (16).

Kejadian bermula saat rombongan korban selesai menjalani pertandingan futsal.

Halaman
123
Penulis: akb
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved