10 Atlet Barongsai Kota Magelang Wakili Jawa Tengah di PON XIX 2016

Sebanyak 10 atlet barongsai Kota Magelang dipastikan turut berlaga dalam multi sport event tingkat nasional tersebut.

10 Atlet Barongsai Kota Magelang Wakili Jawa Tengah di PON XIX 2016
Youtube
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Latihan intensif terus dilangsungkan oleh deretan atlet cabang olahraga (cabor) barongsai asal Kota Magelang, guna merealisasikan target medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, yang akan berlangsung di Jawa Barat mulai 17 September mendatang.

Tergabung bersama kontingen Jawa Tengah, sebanyak 10 atlet barongsai Kota Magelang dipastikan turut berlaga dalam multi sport event tingkat nasional tersebut.

Mereka terdiri dari 2 atlet barongsai tradisional, 2 atlet barongsai kecepatan, serta 6 pemain musik (ceng, kenong, dan tambur).

Dituturkan oleh Budi Noviandi, selaku pelatih, meski cabor barongsai masih berstatus eksibisi dalam gelaran PON nanti, dirinya bersama seluruh atlet tetap tak ingin setengah-setengah dalam melakukan persiapan.

Praktis, dengan agenda yang sudah semakin dekat, pola latihan pun semakin diintensifkan.

"Bersama satu pelatih lainnya, Krisnanto, kami sudah latihan sejak dua pekan lalu. Kalau biasanya tiga kali seminggu, khusus untuk persiapan PON, latihan kami tambah menjadi lima kali. Saat ini, yang menjadi fokus adalah mempertajam gerak kucing, karena barongsai yang kami pakai adalah model kucing," terangnya.

Mengacu pada International Dragon and Lion Dance Federation (IDLDF), nomor-nomor yang akan dipertandingkan dalam PON nanti antara lain, Nan Shi (Barongsai), Bei Shi (Peking Sai) dan Wu Long (Naga), yang masing-masing dibagi dalam lima kategori, yaitu Traditional (tradisional), Compulsory (wajib), Optional (opsional), Speed (kecepatan), dan Obstacle (rintangan).

"Kami dipercaya mengisi nomor tradisional dan kecepatan, mengingat saat seleksi lalu menjadi juara. Kami pun siap membayar kepercayaan tersebut dengan torehan medali untuk kontingen Jawa Tengah," tegasnya.

Budi menjelaskan, untuk nomor-nomor yang lain, akan diisi oleh atlet-atlet dari Semarang, Solo dan Ambarawa.

Ia juga berujar, bahwa atlet barongsai Kota Magelang, seluruhnya berasal dari satu sasana yang sama, yakni Singa Mas Liong Hok Bio Magelang, dimana mayoritas usianya masih tergolong belia.

"Meski dari segi usia masih sangat muda, para atlet itu sudah sangat terlatih, bahkan beberapa diantaranya pernah meraih prestasi membanggakan, dari tingkat regional, hingga internasional," jelas pelatih 28 tahun, yang pernah masuk 10 besar peringkat atlet barongsai internasional pada 2014 silam tersebut.

Beruntung, apa yang tengah diperjuangkan oleh para putra daerah itu mendapat dukungan penuh dari jajaran KONI Kota Magelang.

Seperti yang telah disampaikan oleh Supriadi, selaku ketua umum, bahwa pihaknya sangat bangga kepada atlet yang turut membawa nama Jawa Tengah dalam ajang PON tersebut.

"KONI akan terus mendorong para atlet untuk senantiasa berlatih keras guna menjaga performanya. Selain itu, kami siap membantu dalam pembinaan prestasi. Tak bisa dipungkiri, para atlet itu merupakam kebanggaan dari masyarakat Magelang, besar harapan mereka bisa meraih medali di PON nanti," tandasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved