Warga Sosrokusuman Tagih Janji Pengelola Malioboro Mal

Warga menuntut dan menagih janji PT BJI sesuai nota perjanjian tahun 2011 sebelum proyek PT BJI di kampung Sosrokusuman dilaksanakan.

Warga Sosrokusuman Tagih Janji Pengelola Malioboro Mal
Tribun Jogja/ Panji Purnandaru
Suasana pertemuan Warga Sosrokusuman dengan PT BJI di Balai RW 05 Sosrokusuman, Selasa (6/9/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan warga Sosrokusuman, Suryatmajan, Danurejan berkumpul di Balai RW 05 dan bertemu dengan pihak PT BJI (Bangun Jogja Indah) selaku pengelola Malioboro Mal, Selasa (6/9/2016).

Warga menuntut dan menagih janji PT BJI sesuai nota perjanjian tahun 2011 sebelum proyek PT BJI di kampung Sosrokusuman dilaksanakan.

"Ada hal yang perlu dimusyawarahkan, karena warga terganggu dengan adanya proyek. Izin Mendirikan Bangunan itu diperlukan tanda tangan warga, karena banyak warga yang merasa terganggu dan diperlukan juga persyaratan-persyaratan tertentu," jelas Cahyo warga Sosrokusuman RW 05.

Menurut warga, ada beberapa perjanjian yang telah dilanggar pihak mall berdasarkan nota perjanjian yang disepakati antara lain, asuransi bagi warga, penempatan crane yang tidak sesuai kesepakatan, denah yang tidak sesuai perjanjian awal, polusi suara dan getaran yang ditimbulkan dari proyek tersebut, pelanggaran jam kerja yang tidak sesuai kesepakatan, truk proyek yang melewati jalan kampung padahal sesuai perjanjian harus lewat Jalan Perwakilan.

Terakhir, warga juga merasa tidak mendapatkan sosialisasi saat pematokan dan juga adanya laporan kerusakan rumah warga atas adanya proyek tersebut.

Yoseph, salah satu RW 05 Sosrokusuman lain, menyoroti keberadaan crane proyek yang berada di tengah kampung. Menurutnya, hal tersebut membahayakan warga sekitar. Seharusnya, crane tersebut berada di utara kampung.

"Sebelum membuat izin ada kesepakatan. Ternyata banyak yang dilanggar. Crane harusnya menjauh dari warga, bukan malah didekatkan dengan warga," jelas Yoseph.

Warga berharap nota perjanjian tersebut bisa ditepati oleh pihak mall. Meski belum ada titik temu, dalam tiga hari kedepan (Kamis, 9/9) dijadwalkan akan ada pertemuan kembali antara warga dan PT BJI.

Sementara itu, Susanto, Perwakilan Malioboro Mall menjelaskan, akan ada solusi dari permasalahan tersebut. Menurutnya, masalah tersebut hanya karena faktor komunikasi. Secepatnya, persoalan tersebut akan diselesaikan.

"Kami selalu mempunyai itikad baik. Pasti ada solusi," jelasnya.(tribunjogja.com)

Penulis: app
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved