Malioboro Night Festival 2016 Sebagai Daya Tarik Wisatawan Mancanegara
Festival yang menampilkan seniman lokal maupun nasional tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.
Penulis: app | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Malioboro Night Festival 2016 merupakan gelaran yang perdana.
Festival yang menampilkan seniman lokal maupun nasional tersebut diharapkan dapat menarik wisatawan, terutama wisatawan mancanegara.
Sehingga para wisatawan asing dapat betah dan memiliki waktu tinggal yang lama di Yogyakarta.
Imam Pratanadi, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata DIY menjelaskan, tercatat 308.485 wisatawan asing mengunjungi Yogyakarta setiap tahunnya.
Jika angka tersebut konsisten meningkat, maka impian menjadikan DIY tujuan terkemuka wisatawan di Asia Tenggara lebih mudah terwujud, Jumat (26/8/2016).
"Konteksnya memperpanjang long of stay wisatawan mancanegara. Makanya acaranya malam dan besok lebih malam lagi. Ini merupakan salah satu strategi memperkenalkan Yogyakarta," tegasnya.
Selain itu diharapkan, Malioboro kembali menjadi wahana tempat berkumpulnya seniman.
Dengan kembalinya ruh seni, malioboro akan dikenal sebagai tempatnya seniman mengekspresikan diri.
"Setelah revitalisasi, semoga Malioboro akan menjadi tempat seniman aktualisasi dirinya," tambahnya.
Imam juga berharap, festival ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
Sebagai tahun pertama, festival ini sudah mendapatkan dukungan langsung dari Kementerian Pariwisata RI.
Sehingga kedepan, diharapakan festival ini bisa terselenggara lebih baik dan meriah lagi.
Festival yang berlangsung selama dua hari tersebut akan menampilakan artis nasional seperti Vidi Aldiano dan Katon Bagaskara.
Selain Vidi Aldiano, pada tanggal 26 Agustus, akan tampil Anterdans Perform, Gamelan Wali Alang-Alang, Pajumonca Perform, Jasmine Akustik, G-Five, Thoraq, Hairless, Everyday, dan Saron Grove.
Sementara pada tanggal 27 Agustus, akan tampil Katon Bagaskara dan Kilimanjaro Band, Seruni Acapella, Anak Wayang Percussion, Musikanan, Aman Percussion, dan Angel Percussion. (Tribunjogja.com)