Gerindra Perkenalkan Budiono untuk Pikada 2017

Mantan Kopassus ini juga sudah diperkenalkan saat deklarasi koalisi Gerbangnasdem, kini Budiono kembali muncul.

Gerindra Perkenalkan Budiono untuk Pikada 2017
tribunjogja/yoseph hary
Partai Gerindra memperkenalkan bakal calon bupati dari partainya, Brigjend Purn TNI Budiono, Jumat (19/8/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Partai Gerindra memperkenalkan bakal calon bupati dari partainya, Jumat (19/8/2016). Adalah sosok Brigjend Purn TNI Budiono, yang hadir di hadapan para kader dan pengurus partai saat sosialisasi dan pengenalan bakal calon tersebut di Gedung Dharmais Pengasih.

Meski sebelumnya mantan Kopassus ini juga sudah diperkenalkan saat deklarasi koalisi Gerbangnasdem, kini Budiono kembali muncul dalam pengenalan sebagai bagian tahapan internal Partai Gerindra.

Jika kelak mendapat rekomendasi dari DPP Gerindra, maka Budiono lah sosok pesaing yang bakal melawan Hasto Wardoyo dalam pilkada Kulonprogo 2017.

Budiono pun memulai pengenalan tersebut dengan cerita panjang lebar. Mulai dari latar belakang pendidikan, tugas-tugas sebagai TNI hingga semangat pelayanannya saat menjadi bagian Kopassus.

"Pernah menjadi komandan untuk urusan logistik, bahkan rela ngurusi kaus kaki para prajurit. Urusan logistik sangat berat," kata pria kelahiran 1956 tersebut.

Sosok yang mengaku juga pernah meraih medali emas renang berpakaian militer lengkap dengan tas di punggung dan helm tersebut memperkenalkan diri sebagai bakal calon dari Gerindra yang menginginkan perubahan Kulonprogo.

Agar masyarakat lebih familiar terhadap dirinya, Budiono sudah menyiapkan nama panggilan yang paling mudah untuk diucapkan warga Kulonprogo.

"Sebut saja saya Mas Bud. Kan lebih enom, lebih familiar. Dan lebih 'sekeco' diucapkan," ujarnya, disambut tepuk tangan kader Gerindra.

Sebagai bagian dari visi dan misinya jika kelak mendapat rekomendasi DPP Gerindra, Budiono pun banyak bicara soal perubahan.

Mulai dari penataan Kota dan Alun-alun Wates, rencana mendirikan perguruan tinggi untuk mengimbangi keberadaan bandara baru, hingga perubahan bidang pertanian, terutama menggalakkan pertanian organik.

Halaman
12
Penulis: ose
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved