Penjabat Bupati di DIY Harus Bisa Berkomunikasi Politik

Penjabat Bupati dan Wali kota juga harus memiliki kemampuan manajerial dalam pemerintahan.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penjabat Bupati dituntut memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik, termasuk dengan DPRD setempat.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD DIY, Arif Noor Hartanto, ketika disinggung soal penjabat Bupati Kulonprogo dan Walikota Yogyakarta.

Selain itu, penjabat Bupati dan Wali kota juga harus memiliki kemampuan manajerial dalam pemerintahan.

"Jangan nanti saat menjabat, merasa tidak mampu lalu semua urusan diserahkan ke Sekda. Bisa tidak jalan pemerintahannya," ucap pria yabg akrab disapa Inung, Kamis (11/8/2016).

Terkait kemungkinan para penjabat bupati, yang sebelumnya dianggap sukses di Sleman, Bantul, dan Gunugkidul, untuk kembali menjadi penjabat Bupati Kulonprogo dan Walikota Yogyakarta, Inung merasa itu sah-sah saja.

"Kalau yang kemarin dirasa sukses ya silahkan ditunjuk lagi," tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Agus Supriyanto mengatakan bahwa bukan kewenangannya untuk mengatur calon yang akan menjadi penjabat Bupati.

"Kewenangan sepenuhnya ada di Kemendagri. Kalau kita hanya mengusulkan dengan minimal tiga calon," ujar Agus.(*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved