Bupati Bantul Akui Kecolongan Terkait Kasus Pabrik Mi Mengandung Boraks di Sewon

Bupati meminta Kepolisian Resor (Polres) Bantul untuk menindak lanjuti pabrik serupa dan menindak tegas para pemiliknya.

Bupati Bantul Akui Kecolongan Terkait Kasus Pabrik Mi Mengandung Boraks di Sewon
Tribun Jogja/ Usman Hadi
Pihak kapolisian tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti, Rabu (10/8/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono mengaku kecolongan dalam kasus penggerebekan pabrik mi yang mengandung boraks di Panggungharjo, Sewon.

Bupati meminta Kepolisian Resor (Polres) Bantul untuk menindaklanjuti pabrik serupa dan menindak tegas para pemiliknya.

“Kami akui kebobolan dalam kasus ini. Ini merupakan pelajaran buat kami. Sudah saya telepon pak Kapolres untuk menindak lanjutinya,” katanya, usai membuka Garebeg Pasar di Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Bantul, Kamis (11/8/2016).

Suharsono menambahkan, kebobolan ini tak lain karena penjualan dari produk mi berpengawet boraks ini dijual ke pasar di luar Bantul.

Dia juga meminta dinas terkait, Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul untuk terus memperketat pengawasan pada bahan berbahaya untuk makanan ini.

“Jangan sampai merugikan kesehatan warga. Tindak tegas siapapun itu jika membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan Bupati, Kepala Disperindagkop Bantul, Sulistiyanto juga mengaku kecolongan dengan kasus ini. Mereka mengklaim telah melakukan pemeriksaan bahan makanan yang berbahaya selama ini.

Pemeriksaan dilakukan dengan menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIY.

“Kami rutin memantau bahan makanan yang dijual di pasar Bantul dengan uji sampel. Mungkin juga memang lolos saat pemeriksaan, kadang-kadang kami juga kecolongan,” kata Sulistiyanto.

Sulis mengklaim, pemeriksaan rutin itu dilakukan tidak hanya pada saat menjelang ramadan atau Lebaran saja. Namun, pihaknya memiliki petugas khusus yang akan memeriksa di pasar tradisional yang ada di Bantul. (*)

Penulis: ais
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved