VIDEO: Pemain Persinga Ngawi Injak-injak Wasit di Pinggir Lapangan

beberapa pemain Persinga sampai mengejar Asisten Wasit II lalu memukulinya di pinggir lapangan.

VIDEO: Pemain Persinga Ngawi Injak-injak Wasit di Pinggir Lapangan
Youtube
Potongan adegan Pemain Persinga Injak-injak Wasit 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pertandingan antara PSS Sleman kontra Persinga Ngawi pada laga Indonesian Soccer Championship (ISC) B yang digelar di Maguwoharjo International Stadium (MIS), Sleman, Minggu (7/8/2016) diwarnai aksi kekerasan terhadap wasit.

PSS Sleman menang 3-0 dari Persinga, pertandingan berjalan sarat emosi. Pemicunya, adalah aksi protes berlebihan dari para pemain Persinga sejak babak pertama sampai babak kedua.

Penyebabnya pun hampir sama, yaitu kekecewaan pemain Persinga yang menganggap keputusan Asisten Wasit (AW) mengesahkan dua gol berbau kontroversi dari pemain PSS.

Laga berjalan empat menit, pemain Persinga sudah memprotes gol yang dicetak Tri Handoko (Ndok). Bola hasil umpan Risky berhasil disambut heading Ndok ditepis kiper. 

AW I menganggap bola sudah melewati garis gawang. Namun pemain Persinga menganggap bola belum melewati garis. Laga dihentikan sekitar 10 menit.

Atas insiden ini pemain Persinga seperti kehilangan fokus. Akibatnya fatal, menit 17 Ndok yang berdiri bebas usai menerima umpan Dicky berhasil melepaskan tendangan plessing dan berbuah gol memanfaatkan lubang lini pertahanan Persinga.  Berikut proses gol dan detik-detik asisten wasit II dihajar pemain:

Babak kedua, pertandingan kembali tersendat. Kali ini, berawal ketika AW II mengesahkan gol salah satu pemain PSS, Risky sekitar menit 60. Bola hasil tendangan keras Risky sempat mengenai mistar gawang bagian atas Persinga lalu memantul ke tanah. AW II menganggap bola pantulan sudah melewati garis gawang.

Tapi yang lebih parah kali ini, beberapa pemain Persinga sampai mengejar Asisten Wasit II lalu memukulinya di pinggir lapangan.

Jarak yang jauh antara lokasi insiden dan aparat keamanan membuat upaya pengamanan asisten wasit sedikit terlambat. Sempat kembali terhenti cukup lama, pertandingan kembali dilanjutkan.

Pertandingan kembali dilanjutkan di ujung babak kedua sampai wasit harus menambah waktu sebanyak 24 menit. Begitu pertandingan dilanjutkan, dua pemain Persinga yaitu Fathur Rossi dan Andre Eka Prasetya langsung diusir wasit karena dianggap memprovokasi aksi pemukulan terhadap AW II oleh pemain lainnya. (*)

Penulis: sus
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved