Breaking News:

Terduga Teroris di Batam Berkaitan dengan yang di Bekasi dan Bom Bunuh Diri Solo

Kepolisian mengungkap jaringan terorisme di Indonesia yang lebih besar dari penangkapan enam orang terduga teroris di Batam, Kepulauan Riau.

Penulis: Santo Ari | Editor: oda
Ist
Sebuah ledakan terjadi di markas Polresta Surakarta, Jawa Tengah pada Selasa (5/7/2016) pagi, sekitar pukul 07.00. (ilustrasi) 

Terduga Teroris di Batam Berkaitan dengan yang di Bekasi dan bom bunuh diri Solo

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepolisian mengungkap jaringan terorisme di Indonesia yang lebih besar dari penangkapan enam orang terduga teroris di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8/2016) pagi kemarin.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengatakan bahwa ke enam terduga teroris tersebut berkaitan dengan Bahrun Naim.

Adapun terduga teroris yang tertangkap adalah Gigih Rahmat alias GRD dan lima orang lainya yakni dengan inisial TS (46), ES (35), T (21), HGY (20), dan MTS (19).

"Mereka diinteruksikan oleh Bahrun Naim untuk melakukan serangan di Singapura dengan menggunakan roket," terang Tito saat ditemui di Yogyakarta, Sabtu (6/8/2016).

Di sela-sela rangkaian acara seminar nasional yang mengkaji revisi UU no 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme, Kapolri mengatakan kelompok ini juga terkait dengan dua orang asal Uighur bernama Ali dan Doni yang masuk ke Indonesia secara ilegal melalui Singapura.

Dijelaskan Tito, Ali dan Doni ini diterima oleh Gigih di Batam pada Desember 2015 silam. Dalam perkembangannya, Doni tinggal di tempat, sementara Ali di bawa oleh Nur Rohman (pelaku bom bunuh diri di Solo) untuk kemudian diserahkan kepada Arif Hidayatulah di Bekasi.

"Pada saat itu mereka melakukan rancangan serangan teror di jakarta di akhir desember di Jakarta, entah saat Natal atau tahun baru. Tapi mereka berhasil kami tangkap berikut sejumlah bahan peladak, sementara Nur Rohman melarikan di ke Jawa Tengah sampai akhirnya melakukan peledakan di Solo," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved