REALTIME NEWS : Penganiayaan Dua Jukir di Tamansiswa Dilatarbelakangi Dendam Pribadi

Motif yang mendasari kejadian pada Minggu (31/7/2016) sore kemarin adalah permasalahan dendam personal

REALTIME NEWS : Penganiayaan Dua Jukir di Tamansiswa Dilatarbelakangi Dendam Pribadi
Tribun Jogja/ Santo Ari
Pelaku aksi pengeroyokan yang terjadi di Jalan Taman Siswa, Minggu (31/7/2016) lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja , Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta menangkap tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan dua juru parkir, yang terjadi di jalan Tamansiswa.

Dari proses pemeriksaan petugas, motif yang mendasari kejadian pada Minggu (31/7/2016) sore kemarin adalah permasalahan dendam personal, dan tidak ada keterkaitan dengan massa tertentu.

Kejadian bermula saat rombongan pelaku melintas dari arah utara, dan sesampainya di depan sebuah toko baju di Tamansiswa, mereka menghentikan kendaraannya.

Salah seorang pelaku yakni Hari alias Pathol (39), warga Mergangsan, mendatangi Ratono yang berprofesi sebagai juru parkir di toko tersebut.

"Pelaku sempat tanya, kamu yang mukul saya kemarin ya," ujar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Akbar Bantilan, Jumat (5/8/2016), menirukan percakapan saat kejadian berlangsung.

Akbar menerangkan, saat itu korban mengaku tidak pernah merasa melakukan pemukulan. Namun pernyataan itu tak digubris pelaku yang langsung melayangkan tiga pukulan tangan kosong ke arah perut.

Aksi itu menjadi pemicu teman-teman pelaku lain turut menganiaya korban. Ratono sempat melarikan diri masuk ke dalam toko namun tetap terkejar.

Ia kembali mengalami penganiayaan di dalam toko.

Rahmat (35) seorang buruh yang juga warga Mergangsan, mengeluarkan tongkat besi dan langsung memukul beberapa kali ke arah tangan dan kepala korban.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved