Buah Bibir

Dokter Gigi Muda Ini Berbagi Suka Duka Tangani Pasien

Hal ini sudah ia jalani sejak tujuh bulan lalu, semenjak lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi UGM.

Dokter Gigi Muda Ini Berbagi Suka Duka Tangani Pasien
dok.pri
Djati Yudhaningtyas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam menjalani berbagai hal, contohnya seperti pekerjaan, kita pasti menemukan suka dan duka di dalamnya.

Seperti yang dialami oleh Djati Yudhaningtyas (23), saat menjalani yang sedang menjalani koas menjadi dokter gigi.

Hal ini sudah ia jalani sejak tujuh bulan lalu, semenjak lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi UGM.

Dara yang akrab disapa Yudhit ini mengatakan, menjadi mahasiswa kedokteran gigi sangat berbeda dengan dunia koasnya sekarang. Suka duka ia alami selama beberapa bulan ini.

Contohnya seperti menghadapi berbagai macam karakter pasien, senang ketika pasien puas atas pelayanan yang diberikan olehnya, dan masih banyak lagi.

"Ada bedanya ketika saya masih jadi mahasiswa dengan saya ketika koas ini. Waktu jadi mahasiswa jelas teori dari dasar sampai ke spesifik tentang dunia kedokteran gigi. Meskipun waktu jadi mahasiswa kami ada praktikum, tetap beda rasanya waktu koas yang kita berhadapan langsung dengan pasien," kata dara yang juga hobi menari ini.

Selain itu, Yudhit mengungkapkan bahwa menjadi dokter gigi itu belajar berbagai hal. Di antaranya seperti sains, seni dan mesin.

Walau banyak yang harus dipelajari olehnya, hal itu merupakan salah satu keseruan dari profesinya dan membuatnya menjadi seseorang yang kuat.

"Masih ada pasien yang memiliki paradigram ngeri kalau ke dokter gigi. Nah untungnya saya setiap dapat pasien dan cari pasien, pasien saya itu sangat percaya dan mendukung kelancaran koas saya, sehingga mereka tenang waktu saya menindak kasus mereka," ujarnya. (*)

Penulis: abm
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved