Densus 88 Kembali Sisir Kandang Ayam Tempat Persembunyian Pelaku Bom Bunuh Biri Mapolresta Solo

Upaya tersebut dilakukan untuk mengumpulkan bukti terkait aksi terorisme yang dilakukan kelompoknya.

Densus 88 Kembali Sisir Kandang Ayam Tempat Persembunyian Pelaku Bom Bunuh Biri Mapolresta Solo
tribunjogja/angga purnama
Tim Densus 88 dibantu petugas Polres Klaten mengamankan barang bukti di lokasi penggeledahan di Dusun Menggung, Desa Gedongjetis, Tulung, Sabtu (23/7). Lokasi tersebut diduga pernah menjadi tempat pelarian pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Nur Rohman. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror kembali melakukan penyisiran di peternakan ayam di Dusun Menggung, Desa Gedongjetis, Tulung, Klaten yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku bom bunuh diri Solo, Nur Rohman selama buron.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengumpulkan bukti terkait aksi terorisme yang dilakukan kelompoknya.

Penyisiran ulang yang dilakukan oleh tim Densus 88 itu melibatkan anjing pelacak milik Tim K9 Polda Jateng.

Sasaran tim kali itu adalah rangkaian maupun bahan-bahan untuk membuat bom yang digunakan Nur Rohman dalam aksi bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta H-1 lebaran lalu, maupun aksi terorisme yang terjadi di Thamrin pada Januari silam.

Sebagai informasi, Nur Rohman merupakan buron peristiwa Thamrin. Pria yang tewas dalam peristiwa bom bunuh diri Solo itu diduga melarikan diri dan bersembunyi di Dusun Menggung, Desa Gedongjetis, Tulung.

Dalam pelariannya, Nur Rohman bekerja sebagai buruh di peternakan ayam petelur dan menggunakan nama samaran, Bayu.

Operasi penyisiran ini dilakukan secara tertutup dan dijaga ketat oleh Sat Sabhara Polres Klaten dan Brimob Polda Jateng bersenjata lengkap, selain itu petugas Inafis Polres Klaten diperbantukan untuk mengidentifikasi barang bukti yang ditemukan.

Petugas memasang garis polisi dalam radius sekitar 100 meter dari lokasi penyisiran. Selain anjing pelacak, petugas juga menyiagakan petugas penggali untuk membongkar tanah peternakan apabila terdapat benda-benda mencurigakan yang terkubur di dalam tanah.

Upaya penyisiran tersebut dilakukan mulai sekitar pukul 08.00 dan baru berakhir sekitar pukul 10.00 WIB.

Sejumlah benda-benda yang diamankan, rencananya dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk diidentifikasi lebih lanjut. (*)

Penulis: ang
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved