Kecelakaan di Tugu Pal

Ditahan 58 Hari, Kondisi Fisik dan Psikologis Pelaku Laka Maut Tugu Stabil

Adhis sendiri diakuinya bertingkah baik dan kooperatif selama dalam masa penahanan, begitu juga kondisi fisik dan psikologisnya.

Ditahan 58 Hari, Kondisi Fisik dan Psikologis Pelaku Laka Maut Tugu Stabil
IST
Cuplikan rekaman CCTV detik-detik kecelakaan maut di Perempatan Tugu, Yogyakarta pada Minggu (29/5/2016) pagi. Kecelakaan ini menewaskan pasangan suami istri pengendara sepeda motor, dan melukai dua orang pengasong koran. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNJOGJA.COM, JOGJA - Polresta Yogyakarta rampungkan berkas pelaku kecelakaan maut di Tugu Yogyakarta dengan tersangka Adhis Prihantara dan melimpahkan kasusnya ke kejaksaan.

Sebelumnya Adhis sudah menjalani 58 hari penahanan di Mapolresta Yogyakarta.

"Sebenarnya batas waktu kita masih dua hari tapi kita selesaikan secepatnya karena semuanya sudah lengkap," jelas Kanit Laka Satlantas Polresta Yogyakarta, AKP Hendro Wahyono di kantornya Senin (25/7/2016).

Adhis sendiri diakuinya bertingkah baik dan kooperatif selama dalam masa penahanan, begitu juga kondisi fisik dan psikologisnya kini dalam kondisi yang baik.

Sebelum diserahkan kepada kejaksaan pihak kepolisian juga sudah memeriksakan tersangka ke Bid Dokkes Polda DIY.

"Kondisi pelaku stabil dan makin sehat, cuma agak langsingan karena ramadan kemarin puasanya tenanan (serius)," tambah Hendro.

Seperti diketahui kecelakaan maut terjadi pada Minggu (29/5/2016) pagi, saat itu mobil yang dikendarai pelaku kehilangan kontrol dan menabrak beberapa pengendara lain serta loper koran yang ada di simpang empat Tugu Yogyakarta.

Akibatnya dua orang pengendara motor yaitu Joko Setiono dan Tutik Sri Pujiati meninggal dunia di TKP, sementara dua orang loper koran juga harys dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka.

Adhis didakwa dengan Pasal 310 ayat 2 3 dan 4 UU no 22 Tahun 2009 tentang LLAJ dengan kurungan minimal 6 tahun, maksimal 12 tahun dan denda 12 juta rupiah. (*)

Penulis: khr
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved