Bom Bunuh Diri di Mapolresta Surakarta

Pemilik Kandang dan Kakak Kandung Nur Rohman Diamankan

Sebelum melakukan aksi bom bunuh diri, Nur Rohman masuk dalam DPO terkait rangkaian peristiwa Thamrin Jakarta pada Januari silam.

Pemilik Kandang dan Kakak Kandung Nur Rohman Diamankan
tribunjogja/angga purnama
Petugas kepolisian mengamankan lokasi penggeledahan di Dusun Menggung, Desa Gedongjetis, Tulung, Sabtu (23/7/2016). Lokasi tersebut diduga pernah menjadi tempat pelarian pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Nur Rohman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Beberapa jam sebelum penggeledahan, tim Densus 88 juga mengamankan Wn (40) dan istrinya Zb (38) yang merupakan pemilik kandang.

Keduanya ditangkap saat akan pulang ke rumahnya di Dusun Alang-alang, Desa Sorogaten, Tulung.

Di lokasi berbeda, tim juga mengamankan kakak kandung Nur Rohman, AS (40) dan istrinya BR (43) di rumahnya di Dusun Candirejo, Desa Sorogaten, Tulung.

[Baca: Geledah Kandang Ayam, Densus 88 Amankan Serbuk Putih]

Keempatnya diamankan lantaran diduga memiliki hubungan dengan Nur Rohman.

Informasi tambahan, sebelum melakukan aksi bom bunuh diri, Nur Rohman masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait rangkaian peristiwa Thamrin Jakarta pada Januari silam.

Sampai akhirnya dia diketahui menjadi pelaku tunggal bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta.

Kapolres Klaten, AKBP Faizal membenarkan upaya penggeledahan tersebut berkaitan dengan rangkaian peristiwa terorisme yang terjadi belakangan ini.

[Baca: Kapolsek Tulung : Tidak Ada Info Kegiatan Teroris]

Kendati demikian, penggeledahan dan pengamanan pihak yang berkaitan dengan pelaku teror serta barang bukti sepenuhnya ditangani oleh Densus 88.

"Memang ada penggeledahan, namun dari hasil koordinasi, Polres Klaten hanya diminta untuk mem-backup pengamanannya. Semuanya (pengamanan barang bukti dan pihak terkait) ada di Densus 88," ungkapnya saat dikonfirmasi.

Usai melakukan penggeledahan, tim yang datang dengan sejumlah kendaraan roda empat dan truk itu meninggalkan lokasi dengan membawa sejumlah barang bukti.

Petugas kepolisian kemudian memasang garis polisi pada kandang ternak ayam tersebut. Petugas juga menutup pintu utama kandang yang berada di pinggir jalan desa. (*)

Penulis: ang
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved