Selama Setengah Tahun Kejati DIY Selamatkan Uang Negara Rp 795 Juta

Selama periode Januari hingga Juni 2016 Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY telah berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 795.262.596.

Selama Setengah Tahun Kejati DIY Selamatkan Uang Negara Rp 795 Juta
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selama periode Januari hingga Juni 2016 Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY telah berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 795.262.596.

Jumlah itu berasal dari 11 perkara yang sudah inkracht di tingkat kejati hingga kejari tingkat kota dan kabupaten.

Wakajati DIY Sampe Tuah ditemui dalam acara media gathering Hari Bhakti Adhiyaksa ke-56 di Kantor Kejati DIY, Kamis (21/7), menjelaskan, penyelematan keuangan negara tersebut berasal dari perkara yang ditangani Kejati sebesar Rp 476.165.000, Kejari Yogyakarta Rp 262.491.096, Kejari Wates Rp 54.606.500 dan Kejari Wonosari Rp 2.000.000.

"Penyelamatan keuangan negara ini berasal dari uang pengganti atas vonis di pengadilan. selain dipenjara, terpidana juga dikenakan membayar uang pengganti. Beberapa terpidana ada yang mengembalikan uang pengganti baik dari Kejati DIY, Kejari Yogya, Wates dan Wonosari," jelas Sampe.

Sementara saat ini, Kejati DIY telah tengah disibukan dengan delapan penyidikan yang masih berlangsung.

Yakni perkara dugaan penyimpangan dana pembangunan Pusat Seni dan Kerajinan Kota Yogya (PSKY) atau XT-Square, dugaan tindak pidana korupsi di pengadaan pergola oleh BLH Kota Yogya tahun 2013 dan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit kepada CV Larasati di bank daerah di wilayah Wonosari tahun 2014.

Sedang Kejari Bantul melakukan penyidikan tindak pidana korupsi penyalahgunaan penyaluran bantuan raskin di tahun 2012 di Poncosari Srandakan Bantul. (tribunjogja.com)

Penulis: nto
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved