Kesegaran Soto Minthi Bu Bambang Pasar Delanggu
Dalam bahasa Jawa, minthi berarti anak itik, tetapi nama tersebut tidak lantas membuat warung ini menggunakan daging itik sebagai isiannya.
Penulis: Hamim Thohari | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Berada di salah satu sudut pasar Delanggu, tepatnya di timur lampu merah pasar Delanggu Soto Minthi Bu Bambang menjadi salah satu kekayaan kuliner Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Meski hanya menempati emperan kios di pasar Delanggu, tetapi warung soto bernama unik ini selalu disesaki pembeli setiap harinya.

Dalam bahasa Jawa, minthi berarti anak itik, tetapi nama tersebut tidak lantas membuat warung ini menggunakan daging itik sebagai isiannya.
"Diberi nama minthi karena kami menggunakan mangkuk berukuran kecil untuk berjualan soto," ujar Bu Bambang selaku pemilik warung soto.
Bagi masyarakat Klaten, soto ini sangat terkenal karena sudah cukup lama ada, dan Bu Bambang adalah generasi ketiga yang meneruskan usaha tersebut.

Soto Minthi Bu Bambang adalah soto ayam berkuah bening dengan tambahan isian nasi, irisan kubis, tauge, tomat, daun sledri, dan juga bawang goreng.
Meskipun memiliki khas penyajian menggunakan mangkuk kecil, tetapi bagi mereka yang ingin benar-benar merasa puas menyantapnya juga tersedia penyajian dengan mangkuk lebih besar.

Mencicipi soto ini, rasanya segar akan langsung terasa di lidah. Kuahnya yang bening bercitarasa gurih dan ringan. Yang juga spesial dari warung soto ini adalah pilihan lauk pendampingnya yang begitu lengkap.
Beragam jenis gorengan seperti tempe, tahu, sate ati-ampela, sate telur puyuh, sate bakso, ayam kampung goreng, sate brutu memenuhi meja makan dan siap menambah kelezatan soto minthi.

Untuk harga, Bu Bambang mematok harga yang begitu bersahabat. Satu porsi soto mangkuk kecil dapat anda nikmati hanya dengan Rp.2.500, sedang yang mangkuk besar hanya Rp.5 ribu.
Beragam lauk pendampingnya juga tidak kalah terjangkau yakni mulai dari harga Rp.1.000 hingga Rp.17 ribu.

Karena setiap harinya selalu ramai pembeli dalam sehari Bu Bambang mampu menghabiskan 25 kilogram beras. Dan dikatakannya, setiap kilogram beras bisa disajikan menjadi 100 porsi soto.
"Setiap hari kami buka dari jam 15.00 hingga 23.00 WIB. Memang dari zamannya simbah dulu telah berjualan soto pada malam hari," ujar Bu Bambang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/suasana-warung-soto-minthi-bu-bambang_20160718_194937.jpg)