Festival Gerobak Sapi Dongkrak Harga Sapi Lokal di Bantul

di Bantul terdapat 60 pemilik gerobak sapi. Pecinta kendaraan yang ditarik dengan sapi lokal ini semakin berkembang pesat.

Festival Gerobak Sapi Dongkrak Harga Sapi Lokal di Bantul
Tribunjogja.com
Puluhan gerobak sapi terlihat memadati jalan lingkar Manding, Bantul, Minggu (17/7/2016). Para pecinta gerobak sapi ini berkumpul untuk mengadakan syawalan sekaligus kembali melestarikan penggunaan kendaraan tradisional ini di tengah gerusan zaman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Puluhan gerobak sapi terlihat memadati jalan lingkar Manding, Bantul, Minggu (17/7/2016). Para pecinta gerobak sapi ini berkumpul untuk mengadakan syawalan sekaligus kembali melestarikan penggunaan kendaraan tradisional ini di tengah gerusan zaman.

Hingga saat ini di Bantul terdapat 60 pemilik gerobak sapi. Pecinta kendaraan yang ditarik dengan sapi lokal ini semakin berkembang pesat. Hal ini seiring banyaknya event budaya dan juga kegiatan komunitas gerobak sapi di wilayah Bantul.

“Dari tahun 2014 yang hanya 15 orang anggotanya, saat ini kami sudah memiliki 60 anggota,” ujar Ketua Paguyuban Gerobak Sapi Guyub Rukun Bantul, Isdiyono saat ditemui di acara syawalan Poro Bajingan (sopir gerobak) di Jalan Lingkar Manding, Bantul, Minggu (17/7/2016).

Menurutnya, para bajingan semakin banyak karena terdongkraknya harga sapi lokal. Dengan adanya event-event gerobak sapi, otomatis, sapi lokal juga semakin naik harganya.

Dia menyebut, sebelum populer, harga sapi lokal hanya berkisar di bawah Rp 10 juta. Namun, saat ini bisa menembus harga Rp 25 juta per ekor.

“Selain itu, kegiatan ini adalah bentuk nguri-uri budaya tradisional yang memanfaatkan kendaraan bebas polusi,” jelasnya. (Tribunjogja.com)

Penulis: ais
Editor: iwe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved