Menikmati Gudeg Yu Djum Khas Yogya yang Lezat di Tempat nan Nyaman
Lezatnya gudeg kering racikan Yu Djum memang telah menjadi ikon Kota Yogyakarta.
Penulis: Hamim Thohari | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jangan ngaku pernah ke Yogyakarta kalo belum mencicipi Gudeg Yu Djum. Lezatnya gudeg kering racikan Yu Djum memang telah menjadi ikon Kota Yogyakarta.
Di musim libur lebaran ini pastikan anda menikmati romantisme Yogyakarta dengan menyantap Gudeg Yu Djum. Terletak di Jalan Wijilan No 167 Selatan Plengkung Wijilan Yogyakarta, pengunjung bisa menikmati kelezatan gudeg di tempat makan yang nyaman dan bersih.
Pemilik Gudeg Yu Djum, Eni Hartono menyatakan, meskipun menjual masakan tradisional tetapi dirinya ingin menghadirkan sebuah tempat makan yang modern dan dikombinasikan dengan sentuhan tradisional.
"Selain itu, kami ingin menawarkan tempat makan hidangan tradisional yang nyaman dan bersih. Kebanyakan orang berjualan makanan tradisional kurang memperhatikan hal tersebut," terangnya.
Rumah Makan Yu Djum ini mampu menampung hingga 200 orang. Selain meeting room, fasilitas lainnya adalah free wifi, musala, dan toilet. Sehingga tempat ini memang sangat pas dikunjung bersama keluarga
Tidak hanya menawarkan tempat yang nyaman dan bersih, rasa dari gudeg Yu Djum adalah hal utama yang mampu membuat pelangganya selalu kembali untuk menikmati kelezatanya.
Kuliner ini menjadi salah satu kuliner legendaris di Yogyakarta karena telah ada sejak 60 tahun yang lalu.
"Saat ini usia dari ibu (Yu Djum) telah mencapai 80 tahun. Padahal beliau telah berjualan gudeg sejak usia 17 tahun," cerita Eni Hartanto.
Mampu bertahannya Gudeg Yu Djum hingga selama ini karena selalu mempertahankan kualitasnya. Dikatakan Eni, dia selalu menggunakan bahan-bahan terbaik untuk menghasilkan gudeg dengan cita rasa yang nikmat.
Dicontohkan Eni selama ini dia menggunakan gori (nangka muda) yang berasal dari daerah Prembun. Karena berdasarkan dari pengalaman, gori Prembun sangat pas untuk membuat gudeg.
Gori tersebut tidak akan mudah lumat meski dimasak dalam waktu yang lama, berbeda dengan gori dari daerah lain.
Satu porsi Gudeg Yu Djum berisi nasi, gudeg plus areh kental, sambal krecek dan lauk. Lauknya bervariasi tergantung keinginan Anda.
Ada telur rebus yang sudah dibumbui, tahu, tempe, suwiran daging ayam, ampela ati, potongan bagian tubuh ayam seperti kepala, dada, paha atas, dan sebagainya.
Ayam yang digunakan sebagai lauknya adalah ayam kampung, dan telur yang digunakan adalah telur bebek. Penggunaan ayam kampung dan telur bebek ini menghasilkan rasa yang lebih gurih dan nikmat.
Selain bisa dinikmati di tempat, gudeg Yu Djum juga dapat Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. Untuk pengemasan, Anda dapat memilih dengan besek atau pun menggunakan kendil. Sebagai oleh-oleh gudeg ini mampu bertahan selama 24 jam tanpa dihangati.
Untuk memudahkan pelangganya, saat ini Gudeg Yu Djum telah meluncurkan web dengan alamat gudegyudjum167.com.
“Dengan adanya web ini pelanggan akan mendapatkan informasi terbaru mengenai rumah makan kami ini,” pungkas Eni Hartanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gudeg-yu-djum_1607_20160716_202400.jpg)