Suporter Terpaksa Harus Indent Jersey PSIM

Sekitar 130 calon pembeli terpaksa harus indent karena pihek Kelme Indonesia yang menjadi penyedia jersey PSIM belum mampu melayani secara langsung.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oda
tribunjogja/harisusmayanti
Salah seorang suporter melihat contoh jersey yang dijual di store PSIM. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Respon suporter PSIM Yogyakarta untuk membeli jersey resmi milik skuad Laskar Mataram cukup tinggi. Hanya dalam waktu sekitar dua pekan, ratusan jersey pasukan Parang Biru ludes terjual.

Pengelola store jersey PSIM Susanto Dwi Sudaryanto mengatakan, sejak manajemen resmi membuka counter jersey di komplek Wisma PSIM, ratusan suporter langsung berdatangan untuk membelinya.

Namun karena stok yang dimiliki masih terbatas, pihak pengelola counter belum bisa melayani seluruhnya.

Hingga pekan pertama bulan Juli, pengelola baru bisa melayani sekitar 186 pembeli. Sementara itu sekitar 130 calon pembeli terpaksa harus indent karena pihek Kelme Indonesia yang menjadi penyedia jersey PSIM belum mampu melayani secara langsung.

“Yang indent ratusan, kita belum bisa melayani semuanya karena kiriman dari Jakarta baru datang sekitar akhir bulan mendatang,” katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Sabtu (9/7/2016).

Dalam melayani pembeli, menurut Dwi pihak pengelola store menyediakan dua jenis jersey yakni otentik dan replika. Untuk jersey otentik, dijual dengan harga Rp 400 ribu dan replika sekitar Rp 250 ribu.

Dari semua produk jersey resmi PSIM tersebut, menurut Dwi, sebagian besar pembeli memilih untukmembeli jersey otentik yang harganya mencapai Rp 400 ribu. Untuk replika, penjualannya masih cukup rendah, jumlahnya baru belasan orang.

“Sampai saat ini yang paling banyak diincar jersey otentik,” jelasnya.

Dwi mengungkapkan, bagi calon pembeli yang sudah indent, nantinya akan segera dihubungi oleh pengelola counter setelaah kiriman barang dari Kelme Indonesia diterima.

“Kalau barangnya sudah datang, nanti akan kita hubungi. Makanya semua pemesan kita minta untuk menulis kontak telepon dan ukuran kaosnya,” ungkapnya.

Sementara itu salah seorang caalon pembeli, Budiman mengaku dirinya sejak kecil memang sudah menjadi supoter PSIM.

Makanya, saat manajemen mendapatkan sponsor dari Kelme, dirinya langsung berusaha untuk mendapatkan jersey resmi klub kebanggan kota Yogyakarta tersebut.

“Saya pikir bisa langsung bisa beli, ternyata harus indent dulu. Tapi tidak masalah, yang penting besuk bisa dapat jersey otentiknya,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved