Hore! Lampu PJU Jalur Alternatif Paris Akhirnya Dinyalakan

Selama hampir puluhan tahun jalan tersebut minim penerangan. Sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan. Ditambah lagi, jalur tersebut cukup sempit.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: oda
tribunjogja/agungismiyanto
Arus kendaraan di sepanjang Jalan Parangtritis terpantau ramai lancar, Kamis (7/7/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak tujuh titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mulai dipasang dan dinyalakan di ruas jalur alternatif Parangtritis-Pundong. Pemasangan ini cukup bermanfaat untuk menerangi jalur alternatif yang selama ini gelap.

Adanya PJU ini membuat pengendara sepeda motor tak lagi was-was saat melintas. Mereka kini bisa melewati jalur tersebut dengan lebih tenang dan tidak khawatir lagi dengan rawan kecelakaan.

"Saat ini, jalur ini sudah mulai terang dan tidak membuat kami khawatir lagi saat melintas,"ujar Budi salah satu pengendara, Kamis (7/7/2016).

Dia menjelaskan selama hampir puluhan tahun jalan tersebut minim penerangan. Sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan. Ditambah lagi, jalur tersebut cukup sempit.

Candra, salah satu pelintas mengaku jalur tersebut sangat gelap sebelum dipasang PJU. Adanya PJU ini, menurutnya cukup membantu pengendara sepeda motor yang melintas.

Hanya saja, ujarnya, pemasangan PJU jangan hanya terbatas di dekat simpang Pundong. Seharusnya, PJU ini bisa sampai wilayah pusat Pundong.

"Meski demikian, adanya PJU ini cukup membantu kami saat melintas,"ujarnya.

Kepala Dishub Bantul, Suwito menjelaskan hingga kini, Dishub telah menyediakan water barrier sebanyak 45 buah, traffic cone sebanyak 175 buah untuk rekayasa lalu lintas. Serta, 60 buah untuk portabel petunjuk arah yang akan ditempatkan di jalur utama dan jalur alternatif.

Pihaknya juga terus melakukan pengecekan untuk RPPJ, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan alat pengendali dan pengaman jalan.

Selain itu, pihaknya juga akan membuat rest area di wilayah Mangunan. Hal ini, selain untuk menjadi tempat peristirahatan bagi pemudik yang akan menuju Wonosari, juga akan menambah daya tarik wilayah yang wisatanya saat ini sedang berkembang ini. (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved