Sajian Istimewa Mi Udon dan Sop Buntut yang Bakal Menggugah Selera Anda

Udon dimasak dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, teri medan, ebi, dan daging sapi

Penulis: Hamim Thohari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Mi Udon 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebagai salah satu hotel bintang empat di Yogyakarta, The Atrium Hotel and Resort mencoba menghadirkan beragam menu penggugah selera melalui Lumbung Restoran yang terletak di lantai dua hotel yang berada di Jalan Magelang Km.7 Jombor, Yogyakarta tersebut.

Menu-menu Indonesian food, western, hingga chinese food siap memanjakan lidah anda.

Dari sekian banyak menu, terdapat beberapa yang spesial dan tidak disembarang tempat anda bisa menemukannya, seperti mi udon.

Chef Gie selaku Executive Chef The Atrium Hotel and Resort menjelaskan, dirinya menyajikan mi khas Jepang ini dengan perpaduan bumbu chinese food.

"Udon dimasak dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, teri medan, ebi, dan daging sapi. Bumbu-bumbu ini sering disebut dengan bumbu XO," jelas Chef Gie.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Chef Gie

Mi udon yang memiliki tekstur agak kenyal sangat pas dimasak dengan beragam bumbu tersebut, dan menghasiilkan citarasa masakan yang begitu gurih dan sedikit pedas.

Bagi Anda pecinta masakan pedas, bisa request tingkat kepedasannya saat memesan menu ini.

Sop Buntut

Beralih ke menu lain yang juga tidak kelah menggoda adalah sop buntut. Makanan khas Indonesia ini menjadi salah satu andalan Lumbung Restoran.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Lumbung Resto

Buntut sapi yang terkenal kelezatannya dimasak dengan beragam bumbu rempah seperti pala, kayu manis, cengkeh, kapulaga, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas.

Sebagai tambahan, beberapa jenis sayuran, yakni kentang dan wortel semakin menambah kesegaran menu ini.

Penggunaan beragam rempah tersebut menghasilkan sop yang benar-benar segar dan rasa yang kuat. Daging buntut yang begitu lembut, membuat lidah seakan tidak mau berhenti mengunyah.

Dijelaskan Chef Gie, untuk menghasilkan daging buntut sapi yang empuk, sebelum dimasak, bagian tersebut direbus selama kurang lebih empat jam dengan api kecil.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Sop Buntut

Cara penyajian sop buntut ini pun cukup unik, yakni menggunakan peralatan makan dari gerabah. Piring nasi, kwali kecil wadah sop buntut semua terbuat dari gerabah tanah.

Agar kesegarannya terus terjaga, kwali kecil tersebut diletakan di atas tungku kecil agar tetap hangat.

Tidak berhenti di kedua menu tersebut, Chef Gie merekomendasikan gurame saus asam manis.

Gurame berukuran besar, yang dagingnya telah dipisahkan dari durinya kemudian digoreng crispy dan disajikan dengan saus asam manis khas The Atrium Hotel and Resort.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Sop Buntut

"Kami juga punya rawon iga spesial, hotplate beef, bakmi godok Jombor, hingga beragam jenis steak," jelas Chef Gie.

24 Jam

Ditambahkan Joko Paromo selaku General Manager The Atrium Hotel and Resort, Lumbung Restoran ini terbuka untuk umum selama 24 jam.

"Siapa pun bisa menikmati kelezatan menu-menu yang kami miliki," jelasnya.

Lumbung Restoran sendiri memiliki kapasitas yang cukup besar, yakni mampu menampung 250 orang, sehingga sangat cocok digunakan untuk menggelar beragam acara.

Di samping barat restoran juga terdapat Nirwana bar yang mampu menampung 70 orang.

Sebagai hotel bintang empat The Atrium Hotel and Resort memiliki 105 kamar yang terbagi dalam 53 tipe deluxe, 43 tipe resort, dan empat tipe The Atrium Suit.

Untuk fasilitas, tipe deluxe memiliki luas ruangan 29 meter persegi, dan di dalamnya dilengkapi tv kabel 43 inc, free wifi, hairdryer.

Sedang tipe resort juga memiliki luas 29 meter persegi, dan fasilitas yang sama, tetapi yang membedakan adalah adanya privat parking untuk setiap pengunjung.

"Sebagi tipe paling tinggi, The Atrium Suit memiliki luas ruangan mencapai 58 meter persegi, terdapat ruang tamu, serta fasilitas lainnya yang siap memanjakan para tamu," jelas Joko.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Live Cooking

Sedang untuk tarif, The Atrium Hotel and Resort memasang dari Rp.1,5 juta untuk tipe deluxe, Rp.1,9 juta untuk resort, dan The Atrium Suit Rp. 2,5 juta.

Pihak pengelola juga menyediakan beragam fasilitas lainnya, mulai dari kolam renang, klinik kesehata, layanan dokter on call, fitnes center, spa, hingga pickup gratis para tamu dari bandara ataupun stasiun kereta api.

"Kami juga memiliki meeting room dengan ukuran yang besar dan mampu menampung 400 orang," pungkas Joko.

Selain di Jombor, group The Atrium Hotel and Resort juga memiliki Atrium Premier Hotel di jalan Solo, Yogyakarta, Atrium Resort Hotel di Purwokerto, dan dalam waktu dekat akan membuka The Atrium Hotel di Cilacap. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved