Cegah Kebocoran Retribusi, Bupati akan Cek ke TPR

Pihaknya mengaku telah mendapatkan masukan informasi mengenai dugaan kebocoran retribusi yang besar terutama di Pantai Parangtritis.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono berupaya untuk mencegah adanya kebocoran retribusi di sejumlah objek wisata di Bantul. Caranya, Bupati akan mengecek ke lapangan terkait dengan pengelolaan retribusi tersebut.

“Saya akan melakukan pengecekan secara langsung, apakah benar ada kebocoran retribusi. Saya akan pantau langsung, bukan hanya katanya, katanya, saja,” tegas Suharsono.

Dia menyebutkan, pihaknya mengaku telah mendapatkan masukan informasi mengenai dugaan kebocoran retribusi yang besar terutama di Pantai Parangtritis.

Meski demikian, pihaknya tidak akan menelan mentah-mentah informasi itu sebelum menemukan langsung indikasi kebocoran itu.

Terkait penataan dan penggantian petugas di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR), Suharsono mengaku sejauh ini belum bisa melakukan penggantian atau merotasi pejabat. Pasalnya, ada aturan dimana bupati baru bisa melakukan rotasi jabatan setelah enam bulan menjabat.

Kendati demikian, pihaknya pun merencanakan akan melakukan penataan, temasuk petugas yang berjaga TPR.

"Nanti saya akan tata, penjaga loket kalau tidak tertib akan saya ganti, tapi saya harus tau langsung tidak katanya-katanya," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Bambang Legowo mengatakan, salah satu upaya untuk mencegah kebocoran adalah peran aktif dari wisatawan.

Pihaknya menghimbau wisatawan yang datang ke objek wisata minta karcis kepada petugas sesuai dengan orang yang masuk, itu salah satu cara mengantisipasi kebocoran.

Adapun dalam menyambut Lebaran ini, untuk pengendalian TPR di Objek Wisata yang dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul tiap TPR dilakukan penambahan personil, baik itu dari pegawai kontrak, Polsek, Polairud, maupun Koramil.

TPR Induk Pantai Parangtritis misalnya yang sebelumnya dijaga 13 petugas ditambah 29 petugas. Kemudian, TPR di Pantai Depok yang sebelumnya dijaga 6 petugas dilakukan penambahan 18 petugas.

TPR di objek wisata Pantai Samas yang sebelumnya dijaga 4 petugas ditambah 14 petugas. Begitu pula Pantai Goa Cemara, Pantai Kwaru, Pantai Pandansimo.

“Begitu pula objek wisata selain pantai meliputi Goa Cerme dan Goa Slarong semua petugas yang berjaga di TPR dilakukan penambahan. Adapun untuk libur lebaran mendatang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 259.500 orang dengan pendapatan Rp 1.163.125.000,” jelasnya. (*)

Penulis: ais
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved