Masyarakat Ramai Membeli Mebel Jelang Lebaran

Perputaran ekonomi begitu terasa di salah satu toko meubel di pasar Cebongan, Mlati, Sleman Yogyakarta. Toko meubel Tengah terlihat begitu sibuk.

Masyarakat Ramai Membeli Mebel Jelang Lebaran
tribunjogja/arfiansyahpanjipurnandaru
Beberapa pembeli sedang sibuk memilih kursi di toko meubel Tengah, Cebongan, Mlati, Sleman (2/7/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bulan Ramadan selain erat hubungannya dengan ibadah, juga melekat dengan istilah Tunjangan Hari Raya (THR).

THR seringkali menambah semangat dalam berlebaran. Tidak hanya itu, Jumlah nilai THR yang tergolong tinggi membuat semarak perekonomian semakin menggeliat.

Perputaran ekonomi begitu terasa di salah satu toko meubel di pasar Cebongan, Mlati, Sleman Yogyakarta. Toko mebel Tengah terlihat begitu sibuk.

Lalu lalang karyawan dengan semangat memikul kursi dan lemari menuju mobil-mobil bak terbuka untuk segera dikirim ke rumah pembeli, Sabtu (2/7/2016).

Syfrida, pemilik toko mebel Tengah menngakui pihaknya kuwalahan menerima pesanan. Lonjakan permintaan yang tinggi membuat ia dan karyawannya kerepotan.

Bahkan ia sampai harus meminta bantuan anaknya yang sedang libur kuliah untuk membantu para karyawannya.

"Ini sangat tinggi, sampai mobil nggak pernah berhenti karena mengirim terus," ceritanya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini terjadi perubahan lonjakan pembeli. Biasanya saat bulan Ramadan Lonjakan sudah mulai terasa saat satu bulan sebelumnya.

Tahun ini baru terasa dua minggu sebelum Lebaran dan frekuensi transaksi pembelian sangat tinggi.

Peningkatan pun diakui Syafrida mencapai dua kali lipat dibanding hari biasa. Pada hari biasa tokonya biasanya hanya memperoleh 10 transaksi pembelian dalam sehari. Bulan ramadan dapat mencapai 20-an transaksi pembelian.

"Tahun ini unik, mungkin karena gaji ke 13 dan 14 dari pemerintah turunnya telat. Pembeli juga telat berbelanja," tambahnya. (*)

Penulis: app
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved