Nekat Beroperasi di Klaten, Truk Galian C Hanya Ditilang

Polres Klaten dan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat telah mengeluarkan larangan melintas bagi truk muatan berat.

Nekat Beroperasi di Klaten, Truk Galian C Hanya Ditilang
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Truk galian C melintas di Jalan Kebonarum-Kemalang, Selasa (28/6/2016). Mulai H-7 hingga H+7 truk galian C dan angkutan berat lainnya dilarang melintas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Memasuki pekan terakhir menjelang Idul Fitri, sejumlah truk angkutan galian C masih nekat beroperasi dan melintas di jalur utama mudik.

Padahal Polres Klaten dan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat telah mengeluarkan larangan melintas bagi truk muatan berat.

Informasi yang dihimpun tribunjogja.com, mulai Rabu (29/6/2016) larangan tersebut mulai diberlakukan. Namun meski sudah diberlakukan, masih saja ada armada truk galian C yang nekat melintas.

Sedikitnya di hari pertama larangan tersebut, sepuluh unit truk galian C ditindak oleh petugas Sat Lantas Polres Klaten.

Kasat Lantas Polres Klaten, AKP Kemas Indra Natanegara mengatakan atas pelanggaran tersebut pihaknya memberlakukan sanksi tilang bagi pengemudi truk galian C yang melintas.

Petugas sempat menghentikan pengemudi di halaman parkir Masjid Al Aqsha untuk diberi pengarahan.

“Dari alasan yang disampaikan oleh pengemudi, mereka mengaku belum mengetahui aturan tersebut. Padahal kami sudah menyampaikan aturan tersebut kepada masing-masing Polsek, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa untuk menyosialisasikan aturan tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya di hari pertama tersebut, petugas hanya memberikan sanksi tilang kepada pengemudi. Pihaknya belum memberlakukan sanksi penghentian kepada pengemudi truk galian C.

“Harapannya dengan ditilang dan diizinkan melanjutkan perjalanan, pengemudi yang melanggar ini dapat memberikan sosialisasi kepada pengemudi truk galian C lainnya agar berhenti beroperasi hingga arus mudik dan balik lebaran selesai,” paparnya.

Kendati demikian, pada penindakan selanjutnya pihaknya tidak segan untuk menahan kendaraan truk yang masih nekat melintas dan pengemudinya ditilang. Truk baru diserahkan kembali setelah pengemudi setelah H+7 lebaran nanti.

“Sebelumnya pengemudi yang ditilang harus menjalani sidang tilang yang akan digelar setelah H+7 nanti. Baru setelah itu, truk kami serahkan kembali,” katanya.(*)

Penulis: ang
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved