Mobil Dinas Hanya untuk Melayani Kepentingan Publik

Kalau mobil dinas digunakan untuk kepentingan diri sendiri berarti bukan untuk melayani publik.

Mobil Dinas Hanya untuk Melayani Kepentingan Publik
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penggunaan mobil dinas itu penggunaannnya hanya untuk urusan yang berkaitan dengan kebijakan. Kita tahu yang dilayani pemerintah adalah masyarakat.

Jadi semua fasilitas pemerintah, termasuk mobil dinas, sifatnya untuk melayani publik. kalau mobil dinas digunakan untuk kepentingan diri sendiri berarti bukan untuk melayani publik.

lalu dari sisi kemanfaatan, mobil dinas manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang dilayani pemerintah.

Mobil dinas juga berkaitan dengan jabatan. Tuidak semua pegawai mendapatkan fasilitas berupa mobil dinas. Misalkan saja dia memiliki mobil dinas karena menjabat sebagai kepala dinas. Jadi sebenarnya mobil dinas itu menunjukkan keberadaan pejabat.

Terkait adanya peraturan di kabupaten kota yang masih mengizinkan pegawainya menggunakan mobil dinas, itu sebenarnya sifatnya antar-daerah.

Otonominya bisa berbeda. Tapi kalau saya bicara dari kebijakan pemerintah yang baik, harusnya bisa memenuhi unsur kemanfaatan publik dan penggunaan fasilitas yang jelas.

Kalau kita mau menuju pola tata kelola pemerintahan yang baik, pemerintah harus tegas. Artinya kalau pemerintah punya aturan untuk semua mobil dinas agar dikandangkan pada saat menjelang lebaran, harus benar-benar diterapkan.

Biasanya pada saat lebaran pun, tidak ada kegiatan operasional yang mengharuskan menggunakan mobil dinas. Kecuali ambulance, pemadam kebakaran, yang bersifat urgent dan terjadi sewaktu-waktu.

Penerapan sanksi bisa dilakukan bagi para pegawai yang nakal dengan menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi. Sanksi sendiri terbagi menjadi sanksi ringan, sedang, dan berat.

Namun untuk hal ini, menurut saya bukan lagi sanksi ringan, melainkan sanksi sedang, misalnya tidak mendapat promosi naik pangkat dalam waktu tertentu. (tribunjogja.com)

Dr Dyah Mutiarin

Pakar Kebijakan Publik UMY

Penulis: kur
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved