Truk Angkutan Dilarang Melintas Klaten Mulai H-7 Hingga H+7 Lebaran

Larangan tersebut dikeluarkan untuk memperlancar arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

Truk Angkutan Dilarang Melintas Klaten Mulai H-7 Hingga H+7 Lebaran
Tribun Jogja/ Angga Purnama
Truk galian C melintas di Jalan Kebonarum-Kemalang, Selasa (28/6/2016). Mulai H-7 hingga H+7 truk galian C dan angkutan berat lainnya dilarang melintas 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mengeluarkan larangan melintas bagi truk angkutan saat arus mudik dan balik lebaran.

Larangan tersebut dikeluarkan untuk memperlancar arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Operasional Lalulintas Dishub Klaten, Wagiya Gambir, mengatakan larangan tersebut dimulai H-7 (Rabu (29/6) hingga H+7 (Rabu (13/7).

Larangan tersebut berlaku untuk semua jalur yang ada di Kabupaten Klaten.

“Larangan ini dikeluarkan untuk semua jalur, baik jalur utama maupun jalur alternatif,” ungkapnya, Selasa (28/6/2016).

Menurutnya larangan tersebut berlaku untuk semua jenis truk angkutan barang, baik berkapasitas angkut kecil hingga truk kontainer.

Kendati demikian, truk angkutan bahan pokok, ternak, gas dan BBM, serta logistik dan pos masih diizinkan melintas.

“Truk seperti angkutan galian C, dilarang melintas dengan alasan apapun. Karena dikhawatirkan akan mengganggu arus lalu lintas selama mudik dan balik,” paparnya.

Wagiya menjelaskan truk angkutan dengan beban berat cenderung berjalan lebih lambat dibandingkan kendaraan lain.

Dengan pertimbangan tersebut, truk angkutan berpotensi menimbulkan kemacetan saat okupansi kendaraan meningkat.

“Akibatnya kondisi arus lalu lintas tidak lancar dan terjadi kemacetan. Larangan ini dikeluarkan agar kondisi lalulintas dapat lebih kondusif,” ujarnya. (*)

Penulis: ang
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved