Tak Hanya Emas, Gamelan Juga Ikut Digadai

Mayoritas barang yang digadai perhiasan seperti emas. Tetapi, kami pernah menerima juga gamelan

Tak Hanya Emas, Gamelan Juga Ikut Digadai
Tribun Jogja/Arfiansyah Panji Purnandaru
Menjelang Lebaran, nasabah Pegadaian Cabang Sleman berbondong-bondong mulai menebus barang yang telah digadai, Jumat (24/6/2016). 

Laporan Reporter TribunJogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kebutuhan yang mendesak terkadang membuat seseorang mau tidak mau harus merelakan barang kesayangannya.

Tidak harus dijual, masih ada alternatif lain semisal dititipkan sementara atau digadaikan.

Handayani, Pimpinan Cabang Pegadaian Sleman mengungkapkan kejadian unik yang pernah ia alami selama bekerja di pegadaian.

"Mayoritas barang yang digadai perhiasan seperti emas. Tetapi, kami pernah menerima juga gamelan," kisah Handayani saat ditanya tribunjogja.com perihal barang unik yang digadaikan, Jumat (24/6/2016).

Tidak hanya satu nasabah, terdapat tiga nasabah yang menggadaikan gamelannya. Nasabah tersebut berharap gamelan yang miliki nilai historis dapat ditaksir dengan harga tinggi.

Handayani menuturkan, meskipun gamelan tersebut memiliki nilai histori, namun patokannya tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

"Karena gamelan terbuat dari perunggu, jadi kami timbang dan taksir sesuai harga perunggu di pasaran," jelasnya.

Tiga nasabah itu pun menyadari bahwa sudah ada ketentuan terkait patokan harga. Sehingga transaksi pun tetap berjalan dengan baik. (tribunjogja.com)

Penulis: app
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved