Bola Eropa 2016

Rooney yang Terbaik di Statistik

Inggris meraih kemenangan pertama pada penyisihan Grup B Piala Eropa 2016 di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (16/6/2016)

PHILIPPE HUGUEN/AFP
Bek Wales, James Chester (kiri) dan Ashley Williams (2 dari kiri) mencoba menghadang striker Inggris, Wayne Rooney, pada pertandingan penyisihan Grup B Piala Eropa 2016 di Stadion Bollaert-Delelis, Lens, Kamis (16/6/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM - Inggris meraih kemenangan pertama pada penyisihan Grup B Piala Eropa 2016 di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (16/6/2016). Melawan Wales, The Three Lions menang 2-0.

Dua pemain pengganti, Jamie Vardy dan Daniel Sturridge, menjadi pahlawan dalam laga sesama tim Britania Raya tersebut. Meskipun demikian, secara keseluruhan Wayne Rooney adalah pemain terbaik pada laga tersebut.

Wales sempat unggul terlebih dahulu pada menie ke-42 melalui eksekusi tendangan bebas jarak jauh Gareth Bale. Namun, Inggris berhasil membalas melalui sontekan Vardy (menit ke-56) dan Sturridge (90+1').

Dalam pertandingan tersebut, UEFA memilih bek Inggris, Kyle Walker, sebagai pemain terbaik. Sedangkan beberapa pihak lainnya lebih memilih Sturridge karena berhasil menjadi penentu kemenangan.

Namun, secara statistik, Rooney adalah pemain terbaik Inggris berkat kontribusi besarnya di lini tengah tim.

Meski tidak mencetak gol dan assist, Inggris tidak mungkin bisa mendominasi jalannya laga dengan total penguasaan bola sebesar 64 persen.

Sebagai gelandang, Rooney adalah pencipta peluang terbesar bagi Inggris.

Total, sang kapten berkontribusi dalam lahirnya enam peluang Inggris, meski gagal dikonversi menjadi gol oleh rekan-rekannya.

Jumlah tersebut adalah tertinggi yang pernah dibuat oleh pemain Inggris pada pertandingan Piala Eropa.

Pemain Inggris terakhir yang pernah menciptakan enam peluang bagi tim adalah Darren Anderton pada semifinal Piala Eropa 1996 menghadapi Jerman.

Dalam hal tingkat akurasi operan, Rooney melakukan 79 kali sepanjang pertandingan dengan tingkat keberhasilan 91 persen!

Jumlah tersebut lebih banyak dari kombinasi tiga pemain Wales, Aaron Ramsey, Joe Allen, dan Gareth Bale yang hanya berjumlah 44 operan.

Pemain kedua Inggris yang memiliki tingkat akurari operan pada laga tersebut adalah Eric Dier dengan 84 persen.

Pada pertandingan tersebut, Rooney juga melepaskan 10 kali umpan silang, 10 kali mengamankan bola, empat kali sukses memotong umpan lawan, dan tiga tembakan ke gawang lawan. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved